Kembali ke Daftar Kontributor
MyMaiyah.id

MyMaiyah.id

@maiyah

30 tulisan terbaru ditampilkan.

Tirakat Kehidupan

Mukaddimah

Tirakat Kehidupan

Setelah syukur kita akan apa? Jelas kerja. Tapi dianggap mbambung, lantas bagaimana? Misalnya punya sepetak lahan kosong dijadikan galengan lantas ditanami singkong, lombok, dan lain-lain ini ya kerja. Seharian di rumah membaca lantas membikin formulasi itu ya juga kerja, gak mbambung. Kerja itu bentuk syukur. Tapi dunia di luar pekerjaan itu tetap menilai itu mbambung, […]

16 September 2026

Kaidah Akhlak

Mukaddimah

Kaidah Akhlak

Melengkapi kebersamaan Masyarakat Maiyah Paseban Majapahit di edisi 113, sekelumit petuah abadi dari almarhum Mbah Fuad akan menjadi tema sinau bareng. Khususnya tulisan beliau dalam buku Tadabbur Maiyah Padhangmbulan, hal. 78-79, hikmah tadabbur dari QS. Al-Baqarah ayat 237, yang artinya: “…Dan janganlah kamu melupakan keutamaan atau kebaikan di antara kalian…” Lebih khusus lagi, pesan beliau […]

11 September 2026

Pati Geni

Mukaddimah

Pati Geni

Penemuan api menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah manusia. Ia memberi hangat, memberi terang, membantu manusia memasak dan menjalani kehidupan. Tetapi ketika membesar dan kehilangan kendali, api yang sama dapat menghabiskan apa saja. Barangkali demikian pula kehidupan manusia. Banyak hal tidak selalu salah sejak awal, kadang hanya tumbuh perlahan, menjadi bara yang diam-diam tersimpan, […]

8 September 2026

Cerita dari Merdeka Menjadi Abdillah

Cerita Simpul

Cerita dari Merdeka Menjadi Abdillah

Suasana Sinau Bareng Majlis Gugurgunung malam itu terasa guyub dan menenangkan. Para dulur berkumpul dalam satu lingkar, membawa cerita, pengalaman, dan pemikiran masing-masing untuk kembali bersama menggelar tikar Sinau Bareng. Sinau bareng diawali dengan pembacaan tawashshul, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan mukadimah oleh Mas Kasno. Tema yang diangkat kali ini adalah “Merdeka Menjadi Abdillah”, dengan tagline […]

7 September 2026

Menjaga Kewaspadaan di Tengah Terang Kehidupan

Cerita Simpul

Menjaga Kewaspadaan di Tengah Terang Kehidupan

‎Sabtu malam, 29 Agustus 2026, langit di atas OTES (Omah Tengah Sawah) tampak begitu terang. Bulan purnama menggantung sempurna, menyinari jalan-jalan desa yang sedang ramai oleh suasana perayaan kemerdekaan. Di berbagai sudut kampung terdengar suara latihan karnaval, musik yang mengalun dari kejauhan, serta hiruk-pikuk anak muda yang mempersiapkan perayaan desa mereka masing-masing. ‎Menariknya, hampir semua […]

7 September 2026

Cerita dari Balak Kosot

Cerita Simpul

Cerita dari Balak Kosot

Malam itu (31/08/2026) majelis diskusi kembali melingkar. Dipandu oleh Mas Agus sebagai moderator, forum dibuka dengan tema yang memantik perenungan mendalam: Sinau Urip (Belajar Hidup), yang kali ini dititikberatkan pada pemaknaan sebuah “Titik” permainan kartu domino. Makna “Titik” dan Keseimbangan Berpikir Diskusi dihangatkan oleh Bang Zali yang menarik ingatan jamaah pada tembang dolanan Cublak-cublak Suweng. […]

7 September 2026

Cerita dari Merdeka Ndasmu! Ndasmu, Merdeka

Cerita Simpul

Cerita dari Merdeka Ndasmu! Ndasmu, Merdeka

Tentang manusia yang ingin bebas, tetapi belum selesai mengenali dirinya. Sejumlah manusia berkumpul untuk memperbincangkan satu kata yang begitu akrab di telinga, tetapi ternyata tidak mudah ketika diminta untuk dijelaskan: Merdeka. Kemerdekaan malam itu tidak diletakkan sebagai sekadar sejarah, bendera, atau pekik yang selesai setelah suara diturunkan. Ia dibawa masuk ke wilayah yang lebih dalam: […]

7 September 2026

Horegnesia

Mukaddimah

Horegnesia

Ada sebuah fenomena yang menarik untuk kita perhatikan belakangan ini, terutama ketika momentum agustusan tiba: sound horeg. Di berbagai tempat, perayaan kemerdekaan hadir dengan wajah yang semakin meriah. Karnaval, pawai, iring-iringan kendaraan, perangkat sound berukuran besar, lampu-lampu, hingga barisan orang yang berjoget mengikuti irama menjadi bagian dari suasana yang begitu mudah kita jumpai. Sebagian orang […]

3 September 2026

Balak Kosot

Mukaddimah

Balak Kosot

Di meja domino, banyak orang menunggu balak enam. Ada yang berharap balak lima. Ada yang merasa percaya diri ketika titik-titik di tangannya berjejer seperti pangkat dan penghargaan. Tetapi ada satu kartu yang sering luput dari perhatian: balak kosot. Tidak bertitik. Tidak bernomor. Tidak membawa kebanggaan apa-apa. Bahkan dari jauh tampak seperti ketiadaan. Padahal hidup sering […]

30 Agustus 2026

Nyaah Dulang: Kasih Sayang yang Mematikan Kesadaran

Mukaddimah

Nyaah Dulang: Kasih Sayang yang Mematikan Kesadaran

“Nyaah dulang” secara harfiah adalah kasih sayang yang tak mendidik. Tetapi dalam pembacaan yang lebih dalam, ia adalah kasih sayang yang berhenti pada pemenuhan perut dan pakaian, memberi sesuatu sambil mematikan kesadaran tentang bagaimana sesuatu itu diperoleh, untuk apa digunakan, dan apa tanggung jawab di baliknya. Anak diberi uang, tetapi tidak diberi etika; diberi fasilitas, […]

29 Agustus 2026

Merdeka Menjadi Abdillah: Maqsud-Silah-Islah-Uzlah

Mukaddimah

Merdeka Menjadi Abdillah: Maqsud-Silah-Islah-Uzlah

Bulan Agustus bagi kita bangsa Indonesia selalu mengajak kita berbicara tentang kemerdekaan. Tentang tanah air, bangsa, sejarah, perjuangan, dan tentang mereka yang dahulu mengangkat senjata, mempertaruhkan nyawa, agar hari ini kita dapat menyebut negeri ini sebagai tanah air merdeka. Tetapi barangkali, setiap kali kita memperingati kemerdekaan, ada satu pertanyaan yang perlu kita bawa sedikit lebih […]

27 Agustus 2026

Lemah Cai

Mukaddimah

Lemah Cai

Dalam khazanah Sunda, “Lemah Cai” bukan sekadar bermakna tanah dan air sebagai bentang alam, tetapi juga identitas, ruang hidup, dan amanah yang diwariskan kepada manusia. Lemah adalah tempat berpijak, sedangkan cai adalah sumber kehidupan. Keduanya tidak dapat dipisahkan; ketika tanah rusak, air kehilangan daya hidupnya, dan ketika air tercemar, tanah kehilangan kesuburannya. Ahli ekologi Eugene […]

27 Agustus 2026

Tirai Cahaya

Mukaddimah

Tirai Cahaya

‎Berbicara tentang cahaya, mungkin yang terngiang di benak sebagian besar manusia adalah hal yang dekat kaitannya dengan hal-hal yang menyenangkan, mendamaikan, bahkan membahagiakan jiwa siapa saja yang terkena pancarannya. Di dalam Al Qur’an sendiri, terdapat surat khusus yang membahas tentang cahaya. Karena cahaya adalah penggambaran yang sangat jelas tentang bagaimana Tuhan sebagai Dzat yang, mutlak […]

27 Agustus 2026

Kabut Maiyah

Mukaddimah

Kabut Maiyah

Kabut punya cara yang aneh dalam memperlakukan jarak. Sesuatu yang sebenarnya dekat bisa tampak jauh, sementara yang jauh seperti berada di hadapan mata. Jalan masih ada, pohon masih berdiri, rumah-rumah tidak berpindah ke mana-mana. Hanya pandangan kita yang tidak lagi sanggup menjangkau semuanya. Dalam keadaan seperti itu, kita semestinya tau bahwa apa yang terlihat oleh […]

26 Agustus 2026

Menyorong Cahaya di Tengah Purnama: Cerita Dari Sinau Bareng Semesta “Gerhana Mata Hati”

Cerita Simpul

Menyorong Cahaya di Tengah Purnama: Cerita Dari Sinau Bareng Semesta “Gerhana Mata Hati”

Bulan sedang purnama pada malam itu (30/07/2026). Sekitar tiga puluh orang duduk melingkar, tanpa jarak, tidak ada yang lebih tinggi kedudukannya hanya karena berbicara lebih dulu atau lebih lama. Suasana malam itu hangat dan cair. Tema yang diangkat, “Gerhana Mata Hati”, plesetan dari gerhana matahari, memancing keresahan yang selama ini barangkali hanya dipendam sendiri-sendiri. Sebelum […]

26 Agustus 2026

Beungeut!

Mukaddimah

Beungeut!

Dalam bahasa Sunda, beungeut berarti wajah. Tetapi dalam percakapan, ia bisa menjadi ungkapan ketika sesuatu terasa tidak masuk akal: ah, beungeut! Semacam penyangkalan terhadap omongan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Maka beungeut malam ini barangkali bukan sekadar kata, melainkan cara sederhana untuk bertanya: benarkah yang tampak di wajah sama dengan yang ada di dalamnya? Agustus […]

26 Agustus 2026

Merajut Merah Putih: Indonesia Bagian Dari Desa Saya

Mukaddimah

Merajut Merah Putih: Indonesia Bagian Dari Desa Saya

“Merajut Merah Putih” bukan sekadar tentang menjahit kain menjadi bendera. la adalah ikhtiar untuk merajut kembali hubungan manusia dengan sesamanya, dengan desanya, dengan kebudayaannya, dan dengan negaranya. Merah Putih tidak hanya dikibarkan di tiang bendera. la harus hidup dalam kehidupan sehari-hari seperti bagaimana menghargai tetangga, menjaga kerukunan dan bergotong-royong antar sesama. Seperti gagasan Mbah Nun […]

22 Agustus 2026

Merdeka Ndasmu! Ndasmu, Merdeka

Mukaddimah

Merdeka Ndasmu! Ndasmu, Merdeka

Ada kata yang setiap tahun diucapkan dengan penuh keyakinan: Merdeka! Ada juga kata yang mungkin membuat terkaget-kaget atau justru tertawa getir mendengar umpatan “Ndasmu!” terlontar di ruang publik. Kalimat itu terdengar kasar, kotor, dan tak beradab. Namun, mari kita dudukkan perkara ini dengan jernih, dengan kacamata tadabbur, bukan dengan penghakiman benci. Ketika frasa itu disandingkan […]

21 Agustus 2026

Membumikan Syukur

Mukaddimah

Membumikan Syukur

Teknologi komunikasi membuat jarak semakin tak berarti, tapi tak lantas tanpa menimbulkan resiko. Benar pula tak ada pilihan tanpa konsekuensi. Untuk jarak yang sudah tidak lagi berarti ada kepercayaan yang tergerus. Ada pada hal sederhana sehari-hari. Janji temu pukul 20.30 di tempat sudah disepakati. 20.20 yang sudah di lokasi bertanya “posisi” serentak jawaban “otw” silih […]

21 Agustus 2026

Sinau Hati Yang Selesai

Cerita Simpul

Sinau Hati Yang Selesai

Sabtu, 8 Agustus 2026 adalah hari yang dipilih untuk terselenggaranya kegiatan rutin Sinau Bareng Paseduluran Maiyah Pasuruan di bulan perayaan kemerdekaan ini. Hari itu sengaja dipilih dengan pertimbangan agar tidak terlalu berbenturan dengan berbagai kegiatan di masing-masing kampung seperti lomba-lomba maupun kegiatan lainnya yang biasanya akan semakin sibuk mendekati tanggal 17 Agustus hingga akhir bulan. […]

19 Agustus 2026

Cerita dari Ajian

Cerita Simpul

Cerita dari Ajian

Seperti biasa, Nujuhlikuran diawali dengan Tawashshulan terlebih dahulu. Dalam suasana yang hening dan khidmat, para jamaah menundukkan diri, menghadirkan kesadaran batin sebelum memasuki ruang diskusi. Diskusi pun dimulai. Malam itu, udara terasa begitu dingin, seolah menyusup sampai ke sela-sela percakapan. Di langit, bulan purnama menggantung terang, menyinari halaman dan sudut-sudut ruangan dengan cahaya yang tenang […]

19 Agustus 2026

Cerita AI dari Girang Ku Garing

Cerita Simpul

Cerita AI dari Girang Ku Garing

Ketika Kegembiraan Perlu Diperiksa Kembali (Prakata dari Mukadimah) Ada kegembiraan yang membuat manusia tumbuh. Tetapi ada pula kegembiraan yang hanya membuat manusia lupa bahwa dirinya sedang kosong.Di antara dua kemungkinan itulah sedulur-sedulur Lingkar Daulat Malaya berkumpul pada Jum’at malam, 31 Juli 2026. Bertempat di lantai 2 Gedung Dakwah Islamiyyah Kota Tasikmalaya, Sinau Bareng Maiyah Lingkar […]

19 Agustus 2026

La Ubali: Asalkan Tidak Ada Murka-Mu Kepadaku, Maka Aku Tidak Peduli

Cerita Simpul

La Ubali: Asalkan Tidak Ada Murka-Mu Kepadaku, Maka Aku Tidak Peduli

Malam itu udara musim panas Daegu berhembus lebih tenang daripada biasanya. Di alam terbuka di pinggir sungai Seoje, beberapa wajah duduk melingkar tanpa panggung yang meninggikan siapa pun dan tanpa kursi yang merendahkan siapa pun. Di dalam lingkaran itu, setiap orang datang bukan untuk menjadi yang paling benar, melainkan untuk bersama-sama belajar menjadi manusia yang […]

10 Agustus 2026

Hati yang Selesai

Mukaddimah

Hati yang Selesai

Bulan Agustus selalu mengajak kita mengenang kemerdekaan. Kita bersyukur bangsa ini telah merdeka dari penjajahan, sehingga kita bebas menentukan arah hidup. Namun, di balik kemerdekaan itu, ada satu pertanyaan yang barangkali lebih sunyi: apakah badan kita saja yang merdeka, atau hati kita juga telah merdeka? Sebab tidak sedikit orang yang tubuhnya bebas, tetapi hatinya masih […]

8 Agustus 2026

Duc In Altum

Mukaddimah

Duc In Altum

“Kita hanya bisa bersatu ketika membicarakan masa silam, tapi untuk merundingkan masa depan, kita memerlukan kebencian, batu, dan darah” (Emha Ainun Nadjib) Alhamdulillah, puji Tuhan, Astungkara. Bulan ini kita tiba di etape ke-8 dari 12 etape yang kita ikhtiarkan untuk istiqamah bersama, melingkar, Sinau Bareng pada setiap tanggal 21 dalam penanggalan Jawa. Bulan Agustus ini, […]

3 Agustus 2026

Sinau Ngegas Ngerem: Merawat Solidaritas, Menata Arah Perjalanan

Mukaddimah

Sinau Ngegas Ngerem: Merawat Solidaritas, Menata Arah Perjalanan

Tidak semua perjalanan dapat diukur dari seberapa jauh seseorang melangkah. Sebuah perjalanan justru benar-benar dimulai ketika manusia bersedia memperlambat langkahnya, menepi sejenak, lalu bertanya kepada dirinya sendiri: ke mana sebenarnya aku sedang menuju? Hampir setiap hari kita menjumpai pemandangan yang serupa. Seseorang berangkat pagi, pulang larut malam, berpindah dari satu kesibukan ke kesibukan lain, menghadiri […]

3 Agustus 2026

Cerita dari Musuh Setia

Cerita Simpul

Cerita dari Musuh Setia

‎Udara dingin menyelimuti OTES (Omah Tengah Sawah) di Dusun Bumbungan, Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Di tempat yang sederhana itu, Sinau Bareng Maiyah Sulthon Penanggungan kembali digelar. Kali ini mengusung tema yang mengundang banyak perenungan: “Musuh Setia”, menemukan medan perjuangan di dalam diri. ‎‎Sekitar dua belas jamaah hadir malam itu. Meski jumlahnya tidak banyak, […]

2 Agustus 2026

Girang Ku Garing: Ketika Tawa Tidak Lagi Menemukan Makna

Mukaddimah

Girang Ku Garing: Ketika Tawa Tidak Lagi Menemukan Makna

Dalam khazanah budaya Sunda terdapat sebuah peribahasa yang sangat tajam maknanya, yaitu “Girang Ku Garing”. Secara harfiah, ungkapan ini menggambarkan kegembiraan yang kosong, kesenangan yang semu, atau hati yang tampak bersuka cita tetapi sesungguhnya mengalami kehampaan jiwa. Di zaman modern, fenomena ini semakin mudah ditemukan. Banyak orang tampak bahagia melalui pencapaian materi, jabatan, popularitas, dan […]

31 Juli 2026

Curiga Manjing Warangka

Mukaddimah

Curiga Manjing Warangka

Curiga manjing warangka. Sebuah pepatah tua dalam khazanah Jawa yang secara harfiah berarti “keris masuk ke dalam warangka (wadahnya).” Dalam filsafat Jawa, pepatah ini tidak berhenti pada makna harfiahnya. Ia dimaknai sebagai simbol bahwa setiap kekuatan memerlukan wadahnya. Wadah ini bisa berarti batas, fungsi atau ruang kekuatan tersebut. Simbol keris itulah yang kemudian memperoleh pembacaan […]

30 Juli 2026

Gerhana Mata Hati Total

Mukaddimah

Gerhana Mata Hati Total

Ya muqallibal qulub, tsabbit qolbi ‘ala diinik. Do’a ini diriwayatkan dalam Hadits At-Tirmidzi, di mana Nabi Muhammad SAW memohon keteguhan iman kepada Allah SWT agar hati tetap istiqamah di jalan-Nya. Gerhana Mata Hati, “mata hati” yang berarti nurani, kepekaan batin, atau kemampuan melihat dengan hati (insight, bukan sekadar penglihatan fisik). Kalau matahari saja bisa gerhana […]

28 Juli 2026

HOME