Kategori

Mukaddimah

DekadekonstruksiMukaddimah

Sepuluh tahun bukanlah usia yang pendek bagi sebuah perjumpaan. Ia cukup panjang untuk menyimpan tawa, kehilangan, perdebatan, persahabatan, kesalahpahaman, gagasan yang bertahan, maupun gagasan yang diam-diam berubah bentuk. Dalam rentang itu, mungkin ada wajah-wajah yang dulu selalu hadir lalu kini hanya tersisa dalam foto. Ada pula yang baru datang, tetapi telah menjadi bagian dari cerita […]

28 September 2026
MedhitMukaddimah

Orang Jawa mengenal dua watak yang saling berlawanan soal harta: medhit dan loman. Medhit adalah keengganan melepas apa yang digenggam – uang, bantuan, bahkan sekadar traktiran kecil terasa berat untuk dikeluarkan. Loman sebaliknya: tangan yang ringan, hati yang tidak sibuk menghitung ketika memberi. Watak ini tidak selalu berbanding lurus dengan isi dompet – ada yang […]

27 September 2026
Voice VoteMukaddimah

Ada sesuatu yang menarik dari dua kata yang terdengar hampir bersaudara: voice dan vote. Padahal secara asal-usul bahasa, keduanya bukan saudara kandung. Voice berasal dari Latin vox/vocem, yang berarti suara, ujaran, panggilan, bahkan seruan. Sementara vote berasal dari Latin votum, yang pada mulanya berarti janji, sumpah, kehendak, atau sesuatu yang dipersembahkan sebagai tekad. Dalam perkembangan […]

26 September 2026
Meng-Emban IndonesiaMukaddimah

Kita adalah rakyat kecil. Kita tidak datang dengan niat untuk berkuasa atas Indonesia. Kita tidak memiliki kekuatan untuk mengatur negeri ini, menentukan seluruh kebijakannya, atau memastikan ke mana bangsa ini akan berjalan. Kita menjalani kehidupan dengan kemampuan yang terbatas. Maka kepada Allah kita kembali dengan kesadaran yang sederhana: لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ […]

26 September 2026
Tuban Sinau BarengMukaddimah

Tuban Sinau Bareng adalah ruang untuk duduk bersama, saling mendengar, dan belajar dari pengalaman satu sama lain. Bukan tentang siapa yang paling tahu, tetapi tentang bagaimana kita bersama-sama mencari makna dari berbagai sudut pandang. Di tengah perubahan zaman, mari bertanya: Ke mana arah anak muda Tuban hari ini? Apa yang sebenarnya kita cari dalam hidup? […]

23 September 2026
GaramtalaMukaddimah

Industri pergaraman, salah satu komoditas unggulan yang ada di negara Indonesia, memasuki babak baru. Karena itu, kami hadirkan tema Garamtara. Garam adalah hasil, kerja, dan nilai ekonomi dari proses kristalisasi air laut. Tara adalah takaran, sisa, kadar, sekaligus metafora atas keadilan: apa yang tersisa bagi petambak? Siapa yang menentukan timbangan? Bagaimana nilai tambah dibagi? Maka […]

23 September 2026
Waras di Zaman GilaMukaddimah

Pernahkah kita berhenti sejenak dan bertanya: sebenarnya kita ini masih waras, atau hanya sudah terlalu terbiasa? Sesuatu yang dulu dianggap aneh, lama-lama menjadi biasa. Yang dulu memalukan, sekarang dipamerkan. Yang dulu dijaga, sekarang diumbar. Yang dulu dipikirkan dengan hati, sekarang cukup dengan satu klik. Jangan-jangan masalah zaman ini bukan karena manusia semakin gila, tetapi karena […]

23 September 2026
Omah: Ombo Lan MahananiMukaddimah

Rumah adalah lambang paling gamblang sebagai tempat kembali. Maka bagaimana membangun suasana tempat kembali yang baik, benar, dan indah. Dengan rumah, seseorang akan mendapat ketenangan, ketenteraman, dan mengerti keluasan dan mengandung keberadaan dukungan/support dari masing-masing peran. Omah diharapkan ombo lan mahanani, luas dan serba ada. Bukan semata ditengarai oleh rumah yang luas dan ketersediaan fasilitas […]

23 September 2026
Ziarah BatinMukaddimah

Ada perjalanan yang ditempuh dengan kaki, ada perjalanan yang ditempuh dengan pikiran. Tetapi ada perjalanan yang paling jauh sekaligus paling dekat: perjalanan menuju ke dalam diri sendiri. Malam ini kita menyebutnya Ziarah Batin. Ziarah adalah datang dengan kesadaran bahwa sesuatu yang kita datangi memiliki makna. Maka ketika yang kita datangi adalah batin kita sendiri, kita […]

23 September 2026
Harmoni CahayaMukaddimah

“Makhluk manusia dilahirkan dari akselerasi kesekian dari penciptaan cahaya. Maka cahaya bukan sekadar menjadi kebutuhan dasar hidupnya atau merupakan suatu tujuan yang dikejarnya, lebih dari itu cahaya seakan-akan merupakan hakikat dan syariat dirinya sendiri.” — Simbah Kutipan dari seri Daur tersebut mengajak kita untuk memahami bahwa setiap manusia pasti memiliki cahaya tujuan hidup. Apa yang […]

23 September 2026
Tirakat KehidupanMukaddimah

Setelah syukur kita akan apa? Jelas kerja. Tapi dianggap mbambung, lantas bagaimana? Misalnya punya sepetak lahan kosong dijadikan galengan lantas ditanami singkong, lombok, dan lain-lain ini ya kerja. Seharian di rumah membaca lantas membikin formulasi itu ya juga kerja, gak mbambung. Kerja itu bentuk syukur.  Tapi dunia di luar pekerjaan itu tetap menilai itu mbambung, […]

16 September 2026
Kaidah AkhlakMukaddimah

Melengkapi kebersamaan Masyarakat Maiyah Paseban Majapahit di edisi 113, sekelumit petuah abadi dari almarhum Mbah Fuad akan menjadi tema sinau bareng. Khususnya tulisan beliau dalam buku Tadabbur Maiyah Padhangmbulan, hal. 78-79, hikmah tadabbur dari QS. Al-Baqarah ayat 237, yang artinya: “…Dan janganlah kamu melupakan keutamaan atau kebaikan di antara kalian…” Lebih khusus lagi, pesan beliau […]

11 September 2026
Pati GeniMukaddimah

Penemuan api menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah manusia. Ia memberi hangat, memberi terang, membantu manusia memasak dan menjalani kehidupan. Tetapi ketika membesar dan kehilangan kendali, api yang sama dapat menghabiskan apa saja. Barangkali demikian pula kehidupan manusia. Banyak hal tidak selalu salah sejak awal, kadang hanya tumbuh perlahan, menjadi bara yang diam-diam tersimpan, […]

8 September 2026
HoregnesiaMukaddimah

Ada sebuah fenomena yang menarik untuk kita perhatikan belakangan ini, terutama ketika momentum agustusan tiba: sound horeg. Di berbagai tempat, perayaan kemerdekaan hadir dengan wajah yang semakin meriah. Karnaval, pawai, iring-iringan kendaraan, perangkat sound berukuran besar, lampu-lampu, hingga barisan orang yang berjoget mengikuti irama menjadi bagian dari suasana yang begitu mudah kita jumpai. Sebagian orang […]

3 September 2026
Balak KosotMukaddimah

Di meja domino, banyak orang menunggu balak enam. Ada yang berharap balak lima. Ada yang merasa percaya diri ketika titik-titik di tangannya berjejer seperti pangkat dan penghargaan. Tetapi ada satu kartu yang sering luput dari perhatian: balak kosot. Tidak bertitik. Tidak bernomor. Tidak membawa kebanggaan apa-apa. Bahkan dari jauh tampak seperti ketiadaan. Padahal hidup sering […]

30 Agustus 2026
Nyaah Dulang: Kasih Sayang yang Mematikan KesadaranMukaddimah

“Nyaah dulang” secara harfiah adalah kasih sayang yang tak mendidik. Tetapi dalam pembacaan yang lebih dalam, ia adalah kasih sayang yang berhenti pada pemenuhan perut dan pakaian, memberi sesuatu sambil mematikan kesadaran tentang bagaimana sesuatu itu diperoleh, untuk apa digunakan, dan apa tanggung jawab di baliknya. Anak diberi uang, tetapi tidak diberi etika; diberi fasilitas, […]

29 Agustus 2026
Maulud KebangsaanMukaddimah

Bulan ini kita berada dalam dua momentum yang oleh masyarakat Indonesia dimeriahkan secara khidmat bersama-sama. Agustus adalah bulan ketika kita mengenang kemerdekaan Indonesia, tentang sebuah bangsa yang melalui perjalanan panjang akhirnya melahirkan sebuah negara. Pada waktu yang berdekatan, kita juga memasuki bulan Maulid Nabi Muhammad SAW, bulan ketika kita mengenang kelahiran seorang manusia yang membawa […]

28 Agustus 2026
Merdeka Menjadi Abdillah: Maqsud-Silah-Islah-UzlahMukaddimah

Bulan Agustus bagi kita bangsa Indonesia selalu mengajak kita berbicara tentang kemerdekaan. Tentang tanah air, bangsa,  sejarah, perjuangan, dan tentang mereka yang dahulu mengangkat senjata, mempertaruhkan nyawa, agar hari ini kita dapat menyebut negeri ini sebagai tanah air merdeka. Tetapi barangkali, setiap kali kita memperingati kemerdekaan, ada satu pertanyaan yang perlu kita bawa sedikit lebih […]

27 Agustus 2026
Lemah CaiMukaddimah

Dalam khazanah Sunda, “Lemah Cai” bukan sekadar bermakna tanah dan air sebagai bentang alam, tetapi juga identitas, ruang hidup, dan amanah yang diwariskan kepada manusia. Lemah adalah tempat berpijak, sedangkan cai adalah sumber kehidupan. Keduanya tidak dapat dipisahkan; ketika tanah rusak, air kehilangan daya hidupnya, dan ketika air tercemar, tanah kehilangan kesuburannya. Ahli ekologi Eugene […]

27 Agustus 2026
Tirai CahayaMukaddimah

‎Berbicara tentang cahaya, mungkin yang terngiang di benak sebagian besar manusia adalah hal yang dekat kaitannya dengan hal-hal yang menyenangkan, mendamaikan, bahkan membahagiakan jiwa siapa saja yang terkena pancarannya. Di dalam Al Qur’an sendiri, terdapat surat khusus yang membahas tentang cahaya. Karena cahaya adalah penggambaran yang sangat jelas tentang bagaimana Tuhan sebagai Dzat yang, mutlak […]

27 Agustus 2026

Menampilkan 1-20 dari 457

Previous
/ 23
Next
HOME