Seperti biasanya, forum dibuka dengan tawashshulan yang dipimpin oleh Mas Oni, tradisi pembukaan forum Maiyah yang lazimnya diawali dengan doa sebagai bentuk penyambung batin antara jamaah yang hadir dengan para pendahulu, sekaligus sebagai ikhtiar spiritual sebelum memasuki forum diskusi. Mas Inan bertindak sebagai moderator. Mukaddimah disampaikan oleh Mas Alvian, yang mengangkat gagasan dasar bahwa menjadi […]
Majelis 'Ilmu MAN
Peradaban manusia dibangun bukan semata oleh penemuan alat, melainkan oleh keberanian untuk bertanya. Setiap zaman melahirkan cara berpikirnya sendiri, tetapi setiap zaman pula mewariskan pertanyaan yang belum selesai dijawab. Di antara sekian banyak pertanyaan itu, hubungan antara wahyu, ilmu pengetahuan, dan teknologi, tetap menjadi salah satu ruang dialog yang paling menarik sekaligus paling menantang. Dalam […]
Tong-il Qoryah kembali menggelar rutinan Maiyahan yang telah disepakati bersama pada Sabtu malam, 20 Juni 2026. Malam tersebut masih sama hangatnya seperti rutinan yang sudah lampau, ditambah lagi suasana lebih berwarna ketika melihat antusias jamaah untuk menggali ilmu. Diawali dengan tawashshulan bersama kemudian dilanjut diskusi, bertemakan “Gunungan Jalěr”, Danu selaku moderator telah membuka ruang terlebih […]
Selasa(30/6), Majelis Ilmu Bangbang Wetan edisi Juni 2026 terlaksana di halaman kampus STIKOSA-AWS, Nginden Jangkungan, Sukolilo, Surabaya. Suasana halaman kampus dihias lampu-lampu berwarna kuning keemasan yang dirangkai menyambung, membuat desain panggung tanpa atap menjadi menarik di pandangan, dan mengandung kesan nyaman duduk santai di halaman. Suasana halaman kampus seirama dengan tema “Husnudzon Menuju Cahaya”, yang […]
Cerita dari Daur Maiyahan Paseduluran Maiyah Pasuruan, 20 Juni 2026
Malam itu jamaah bergantian berdatangan disambut tuan rumah, Gus Ishom. Maiyahan diawali dengan tawasshulan dan sholawat, menyambungkan pikiran dan hati, larut kedalam frekuensi maiyah. Mas Rizal membuka diskusi dengan membaca ulang mukaddimah Utang Peradaban dan mencoba menggali dari pertanyaan mendasar. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan peradaban? Selama ini, ukuran kemajuan sering berhenti pada hal-hal yang […]
Hari ini, hampir seluruh pertandingan kehidupan hanya dimainkan di lapangan dunia. Pejabat sibuk mengejar kekuasaan, pemerintah sibuk mengejar angka dan pencitraan, pebisnis sibuk mengejar keuntungan, akademisi sibuk mengejar gelar, dan masyarakat sibuk mengejar pengakuan. Bahkan tidak sedikit aktivitas keagamaan yang akhirnya berhenti pada simbol dan keduniawian semata. Padahal kita tidak diperintahkan memilih antara dunia atau […]
Siapa yang tidak ingin hidupnya menjadi lebih baik? Kita bekerja agar ekonomi lebih baik demi ketercukupan penghidupan sehari-hari. Kita belajar agar ilmu bertambah, pengetahuan berkembang, pemahaman makin mendalam, wawasan makin luas, serta keterampilan semakin terasah. Kita beribadah agar fondasi iman tak mudah goyah di tengah gonjang-ganjing zaman. Kita berjuang mewujudkan keluarga yang sakinah agar kehidupan […]
Puji Tuhan, Berkah dan Rahmat-Nya selalu menyertai kita. Sholawat dan salam kepada Rasul terakhir Muhammad SAW Alhamdulillah, hingga hari ini kita masih bisa menyaksikan kesempurnaan Tuhan, berupa dunia nyata dan dunia maya. Di era digital sekarang inii, informasi dapat kita akses dengan mudah. Di balik kemudahan akses, ada hal yang terlepas perhatian, bahasa. Penggunaan bahasa […]
“Karena syariat Allah atas manusia adalah menjadi Khalifah di bumi. Dan karena kehidupan adalah penataan dan keberbagian, maka tidak mungkin semua manusia mengurusi seluruh Bumi. Diperlukan pembagian kerja dan pembagian wilayah. Setiap manusia adalah Khalifah di petak bumi kelahirannya masing-masing” (Emha Ainun Nadjib. Daur 1 – 300, Khalifah di Petak Bumi) Alhamdulillah, tanpa terasa kita […]
Malam itu, langit tampak bersahabat. Angin berembus pelan, menyapa jamaah yang mulai memadati ruang pertemuan. Tidak ada kegaduhan yang berlebihan. Orang-orang datang dengan langkah yang tenang, sebagian berbincang ringan, sebagian lain memilih duduk sembari menikmati suasana. Barangkali, sebelum forum benar-benar dimulai, setiap orang sudah lebih dulu diajak memasuki makna tema malam itu: cindeten. Sebuah kata […]
Diskusi Maiyah Cirrebes bulan ini diawali dengan menyelami kembali kisah Garuda Menebus Ibu Pertiwi sebagaimana dituturkan Mbah Nun. Kisah itu mengajak kami melihat Garuda bukan sekadar sebagai lambang negara, melainkan sebagai simbol manusia yang rela menjalani laku demi membebaskan ibunya dari perbudakan. Garuda tidak berangkat untuk mencari kemuliaan bagi dirinya sendiri, tetapi untuk menghadirkan kemerdekaan […]
Sebagai benderang penyuluh untuk menapaki lorong gelap perjalanan serta keberlangsungan Masyarakat Maiyah Paseban Majapahit yang telah selesai melewati gerbang penanda 9 tahun siklusnya, tidak berlebihan kiranya jika satu petuah almarhum Mbah Fuad di halaman 117, dalam buku Tadabbur Maiyah Padhangmbulan, menjadi satu titik fokus bersama rutinan Pasebanan edisi 111, bulan Juli 2026 kali ini. Khususnya […]
Manusia adalah makhluk lemah penuh kekurangan di satu sisi, tetapi diciptakan dengan potensi paling sempurna di sisi yang lain. Yang jelas manusia adalah bagian terpenting dari keluarga besar alam semesta. Muhammad Zuhri dalam sebuah puisinya menuliskan lirik berikut: Bermilyar tahun Semesta dalam keadaan tak sadar akan dirinya dan ketika ia sadar akan dirinya manusialah wujudnya. […]
Sabtu malam, 27 Juni 2026, OTES (Omah Tengah Sawah) di Dusun Bumbungan, Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan kembali menjadi ruang perjumpaan bagi para pejalan ilmu dalam gelaran Sinau Bareng Sulthon Penanggungan bertema “Langit Hijrah”. Jamaah berkumpul untuk belajar bersama, merenungi perjalanan hidup, dan memaknai kembali arti perubahan diri. Malam itu langit tampak cerah. Udara […]
“Hanyakal” adalah sebuah kata yang menggambarkan keadaan ketika segala sesuatu terasa tidak lagi berada pada tempatnya. Nilai bertukar dengan kepentingan, amanah berganti ambisi, dan kejujuran sering kali dikalahkan oleh keuntungan. Hanyakal bukan hanya tentang negara yang gaduh, tetapi juga tentang manusia yang mulai kehilangan arah dalam memaknai hidup. Hari ini kita menyaksikan banyak ironi. Korupsi […]
Egosentrisme adalah salah satu gejala nyata dari kemunduran moral dan kesehatan mental manusia modern. Skalanya tidak lagi kecil — kondisi ini sudah masuk kategori kritis. Setiap orang kini hidup di tengah arus teknologi yang terus melesat. Masing-masing memiliki akun: akun media sosial, akun bank, akun politik, akun game, dan seterusnya. Masing-masing bisa memantau, dan masing-masing […]
Saat ini sepertinya kita sering menganggap hidup terasa tak masuk akal. Kita menyaksikan bagaimana orang yang curang, tidak jujur, bahkan gemar menyengsarakan manusia lain justru hidup dengan sangat berjaya. Namun, berbanding terbalik dengan orang yang jujur, adil, dan bijaksana dalam menjalani kehidupan, yang justru selalu dipertemukan dengan berbagai kesempitan hidup. Di hadapan kenyataan seperti itu, […]
Saudara-saudaraku jama’ah maiyah. Di rutinan Maiyah Cirrebes bulan ini, kami ingin mengajak semuanya untuk terlebih dahulu khusyu menjadi “anak-cucu” yang sedang bermanja dengan Mbah-nya. Membenakkan dalam batin, duduk dan bertawashulan bareng bersamanya. Kemudian, Mbah Nun menceritakan penggalan sebuah kisah “Garuda”, dengan harapan kita anak cucunya, bisa menguraikan muatan esensinya, merumuskan arah tujuanya, dan menginternalisasikan dalam […]
Tembang Pepadhang kembali menggelar edisi Sinau Bareng pada 15 Juni 2026 dengan Tema “Solah Durmagati”. Tema yang mengajak kita semua menelaah tokoh pewayangan Durmagati sebagai cerminan manusia sekarang di tengah arus ketidakpastian informasi dan pendapat. Bertempat di Balai Kesenian Remaja Kendal yang sama seperti sebelumnya, tak menyurutkan antusias jamaah untuk bersinau dan bercengkerama bareng di […]
Kita hidup pada masa yang penuh paradoks.Peradaban bergerak begitu cepat, tetapi manusia semakin kehilangan arah.Teknologi berkembang melampaui imajinasi, tetapi kegelisahan tumbuh lebih cepat daripada kemajuan itu sendiri.Informasi tersedia tanpa batas, tetapi kejernihan menjadi barang langka. Manusia mampu menjangkau bulan, menembus ruang angkasa, menciptakan kecerdasan buatan, namun sering gagal memahami dirinya sendiri. Di negeri ini, pembangunan […]
Menampilkan 1-20 dari 13























