Di meja domino, banyak orang menunggu balak enam. Ada yang berharap balak lima. Ada yang merasa percaya diri ketika titik-titik di tangannya berjejer seperti pangkat dan penghargaan. Tetapi ada satu kartu yang sering luput dari perhatian: balak kosot. Tidak bertitik. Tidak bernomor. Tidak membawa kebanggaan apa-apa. Bahkan dari jauh tampak seperti ketiadaan. Padahal hidup sering […]
Majelis 'Ilmu MAN
“Nyaah dulang” secara harfiah adalah kasih sayang yang tak mendidik. Tetapi dalam pembacaan yang lebih dalam, ia adalah kasih sayang yang berhenti pada pemenuhan perut dan pakaian, memberi sesuatu sambil mematikan kesadaran tentang bagaimana sesuatu itu diperoleh, untuk apa digunakan, dan apa tanggung jawab di baliknya. Anak diberi uang, tetapi tidak diberi etika; diberi fasilitas, […]
Bulan ini kita berada dalam dua momentum yang oleh masyarakat Indonesia dimeriahkan secara khidmat bersama-sama. Agustus adalah bulan ketika kita mengenang kemerdekaan Indonesia, tentang sebuah bangsa yang melalui perjalanan panjang akhirnya melahirkan sebuah negara. Pada waktu yang berdekatan, kita juga memasuki bulan Maulid Nabi Muhammad SAW, bulan ketika kita mengenang kelahiran seorang manusia yang membawa […]
Bulan Agustus bagi kita bangsa Indonesia selalu mengajak kita berbicara tentang kemerdekaan. Tentang tanah air, bangsa, sejarah, perjuangan, dan tentang mereka yang dahulu mengangkat senjata, mempertaruhkan nyawa, agar hari ini kita dapat menyebut negeri ini sebagai tanah air merdeka. Tetapi barangkali, setiap kali kita memperingati kemerdekaan, ada satu pertanyaan yang perlu kita bawa sedikit lebih […]
Dalam khazanah Sunda, “Lemah Cai” bukan sekadar bermakna tanah dan air sebagai bentang alam, tetapi juga identitas, ruang hidup, dan amanah yang diwariskan kepada manusia. Lemah adalah tempat berpijak, sedangkan cai adalah sumber kehidupan. Keduanya tidak dapat dipisahkan; ketika tanah rusak, air kehilangan daya hidupnya, dan ketika air tercemar, tanah kehilangan kesuburannya. Ahli ekologi Eugene […]
Berbicara tentang cahaya, mungkin yang terngiang di benak sebagian besar manusia adalah hal yang dekat kaitannya dengan hal-hal yang menyenangkan, mendamaikan, bahkan membahagiakan jiwa siapa saja yang terkena pancarannya. Di dalam Al Qur’an sendiri, terdapat surat khusus yang membahas tentang cahaya. Karena cahaya adalah penggambaran yang sangat jelas tentang bagaimana Tuhan sebagai Dzat yang, mutlak […]
Kabut punya cara yang aneh dalam memperlakukan jarak. Sesuatu yang sebenarnya dekat bisa tampak jauh, sementara yang jauh seperti berada di hadapan mata. Jalan masih ada, pohon masih berdiri, rumah-rumah tidak berpindah ke mana-mana. Hanya pandangan kita yang tidak lagi sanggup menjangkau semuanya. Dalam keadaan seperti itu, kita semestinya tau bahwa apa yang terlihat oleh […]
Bulan sedang purnama pada malam itu (30/07/2026). Sekitar tiga puluh orang duduk melingkar, tanpa jarak, tidak ada yang lebih tinggi kedudukannya hanya karena berbicara lebih dulu atau lebih lama. Suasana malam itu hangat dan cair. Tema yang diangkat, “Gerhana Mata Hati”, plesetan dari gerhana matahari, memancing keresahan yang selama ini barangkali hanya dipendam sendiri-sendiri. Sebelum […]
Dalam bahasa Sunda, beungeut berarti wajah. Tetapi dalam percakapan, ia bisa menjadi ungkapan ketika sesuatu terasa tidak masuk akal: ah, beungeut! Semacam penyangkalan terhadap omongan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Maka beungeut malam ini barangkali bukan sekadar kata, melainkan cara sederhana untuk bertanya: benarkah yang tampak di wajah sama dengan yang ada di dalamnya? Agustus […]
“Merajut Merah Putih” bukan sekadar tentang menjahit kain menjadi bendera. la adalah ikhtiar untuk merajut kembali hubungan manusia dengan sesamanya, dengan desanya, dengan kebudayaannya, dan dengan negaranya. Merah Putih tidak hanya dikibarkan di tiang bendera. la harus hidup dalam kehidupan sehari-hari seperti bagaimana menghargai tetangga, menjaga kerukunan dan bergotong-royong antar sesama. Seperti gagasan Mbah Nun […]
Ada kata yang setiap tahun diucapkan dengan penuh keyakinan: Merdeka! Ada juga kata yang mungkin membuat terkaget-kaget atau justru tertawa getir mendengar umpatan “Ndasmu!” terlontar di ruang publik. Kalimat itu terdengar kasar, kotor, dan tak beradab. Namun, mari kita dudukkan perkara ini dengan jernih, dengan kacamata tadabbur, bukan dengan penghakiman benci. Ketika frasa itu disandingkan […]
Teknologi komunikasi membuat jarak semakin tak berarti, tapi tak lantas tanpa menimbulkan resiko. Benar pula tak ada pilihan tanpa konsekuensi. Untuk jarak yang sudah tidak lagi berarti ada kepercayaan yang tergerus. Ada pada hal sederhana sehari-hari. Janji temu pukul 20.30 di tempat sudah disepakati. 20.20 yang sudah di lokasi bertanya “posisi” serentak jawaban “otw” silih […]
Sabtu, 8 Agustus 2026 adalah hari yang dipilih untuk terselenggaranya kegiatan rutin Sinau Bareng Paseduluran Maiyah Pasuruan di bulan perayaan kemerdekaan ini. Hari itu sengaja dipilih dengan pertimbangan agar tidak terlalu berbenturan dengan berbagai kegiatan di masing-masing kampung seperti lomba-lomba maupun kegiatan lainnya yang biasanya akan semakin sibuk mendekati tanggal 17 Agustus hingga akhir bulan. […]
Hiruk-pikuk rangkaian Haul Mbah Zainal Abidin dan Mbok Suriyah sebenarnya telah lebih dahulu menghidupi Alun-Alun Wong Bodho Pondok Mburi, Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Gresik. Di sudut yang berbeda, di ruang tamu rumah mertua Cak Pitro, beberapa dulur Damar Kedhaton duduk melingkar. Sebagaimana lazimnya menjelang Majelis Ilmu Telulikuran, kami tidak ingin tradisi itu hilang. Majelis Ilmu […]
Ada kalanya, urip nyemut membawa seseorang, sekelompok orang, dan beragam perkumpulan lain menuju ke tempat yang semula tidak tercatat dalam kalender jadwal perjalanan hidupnya. Dalam Maiyah, situasi dan kondisi tersebut lazim dimaknai sebagai momentum “diperjalankan” dan “dipertemukan”. Majelis Ilmu Telulikuran Damar Kedhaton edisi ke-116 mengalami perjumpaan indah, diparingi kurikulum baru dalam menapaki 10 tahun usia […]
“Kumpul jadi wong bodoh? Biar apa?” Pertanyaan pancingan Mas Sabrang Mowo Damar Panuluh (SMDP) itu terdengar seperti guyon. Namun, pertanyaan tersebut menjadi pembuka sinau bareng pada Rabu malam 5 Agustus 2026, di Alun-Alun Wong Bodho, Pondok Mburi, Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Gresik. “Biar pinter bareng.” Jawaban itu segera menyusul. Yayasan Berkah Wong Bodho menempatkan diri […]
Seperti biasa, Nujuhlikuran diawali dengan Tawashshulan terlebih dahulu. Dalam suasana yang hening dan khidmat, para jamaah menundukkan diri, menghadirkan kesadaran batin sebelum memasuki ruang diskusi. Diskusi pun dimulai. Malam itu, udara terasa begitu dingin, seolah menyusup sampai ke sela-sela percakapan. Di langit, bulan purnama menggantung terang, menyinari halaman dan sudut-sudut ruangan dengan cahaya yang tenang […]
Ketika Kegembiraan Perlu Diperiksa Kembali (Prakata dari Mukadimah) Ada kegembiraan yang membuat manusia tumbuh. Tetapi ada pula kegembiraan yang hanya membuat manusia lupa bahwa dirinya sedang kosong.Di antara dua kemungkinan itulah sedulur-sedulur Lingkar Daulat Malaya berkumpul pada Jum’at malam, 31 Juli 2026. Bertempat di lantai 2 Gedung Dakwah Islamiyyah Kota Tasikmalaya, Sinau Bareng Maiyah Lingkar […]
Malam itu udara musim panas Daegu berhembus lebih tenang daripada biasanya. Di alam terbuka di pinggir sungai Seoje, beberapa wajah duduk melingkar tanpa panggung yang meninggikan siapa pun dan tanpa kursi yang merendahkan siapa pun. Di dalam lingkaran itu, setiap orang datang bukan untuk menjadi yang paling benar, melainkan untuk bersama-sama belajar menjadi manusia yang […]
Bulan Agustus selalu mengajak kita mengenang kemerdekaan. Kita bersyukur bangsa ini telah merdeka dari penjajahan, sehingga kita bebas menentukan arah hidup. Namun, di balik kemerdekaan itu, ada satu pertanyaan yang barangkali lebih sunyi: apakah badan kita saja yang merdeka, atau hati kita juga telah merdeka? Sebab tidak sedikit orang yang tubuhnya bebas, tetapi hatinya masih […]
Menampilkan 1-20 dari 13
























