Bukan tentang taman di Samarinda, dibangun di atas lahan yang dahulu berdiri SMAN 1 dan SMPN 1 Samarinda juga lapangan sepak bola pemuda. Ini tentang konsep syukur untuk manusia dari Tuhan. Terlepas dari dialektika yang masih berkembang tentang asal usul nama Samarinda dari Sama Rendah atau Sama Renda (lafal e kata renda seperti e pada […]
Mukaddimah
Peradaban manusia dibangun bukan semata oleh penemuan alat, melainkan oleh keberanian untuk bertanya. Setiap zaman melahirkan cara berpikirnya sendiri, tetapi setiap zaman pula mewariskan pertanyaan yang belum selesai dijawab. Di antara sekian banyak pertanyaan itu, hubungan antara wahyu, ilmu pengetahuan, dan teknologi, tetap menjadi salah satu ruang dialog yang paling menarik sekaligus paling menantang. Dalam […]
Hari ini, hampir seluruh pertandingan kehidupan hanya dimainkan di lapangan dunia. Pejabat sibuk mengejar kekuasaan, pemerintah sibuk mengejar angka dan pencitraan, pebisnis sibuk mengejar keuntungan, akademisi sibuk mengejar gelar, dan masyarakat sibuk mengejar pengakuan. Bahkan tidak sedikit aktivitas keagamaan yang akhirnya berhenti pada simbol dan keduniawian semata. Padahal kita tidak diperintahkan memilih antara dunia atau […]
Siapa yang tidak ingin hidupnya menjadi lebih baik? Kita bekerja agar ekonomi lebih baik demi ketercukupan penghidupan sehari-hari. Kita belajar agar ilmu bertambah, pengetahuan berkembang, pemahaman makin mendalam, wawasan makin luas, serta keterampilan semakin terasah. Kita beribadah agar fondasi iman tak mudah goyah di tengah gonjang-ganjing zaman. Kita berjuang mewujudkan keluarga yang sakinah agar kehidupan […]
Puji Tuhan, Berkah dan Rahmat-Nya selalu menyertai kita. Sholawat dan salam kepada Rasul terakhir Muhammad SAW Alhamdulillah, hingga hari ini kita masih bisa menyaksikan kesempurnaan Tuhan, berupa dunia nyata dan dunia maya. Di era digital sekarang inii, informasi dapat kita akses dengan mudah. Di balik kemudahan akses, ada hal yang terlepas perhatian, bahasa. Penggunaan bahasa […]
“Karena syariat Allah atas manusia adalah menjadi Khalifah di bumi. Dan karena kehidupan adalah penataan dan keberbagian, maka tidak mungkin semua manusia mengurusi seluruh Bumi. Diperlukan pembagian kerja dan pembagian wilayah. Setiap manusia adalah Khalifah di petak bumi kelahirannya masing-masing” (Emha Ainun Nadjib. Daur 1 – 300, Khalifah di Petak Bumi) Alhamdulillah, tanpa terasa kita […]
Sebagai benderang penyuluh untuk menapaki lorong gelap perjalanan serta keberlangsungan Masyarakat Maiyah Paseban Majapahit yang telah selesai melewati gerbang penanda 9 tahun siklusnya, tidak berlebihan kiranya jika satu petuah almarhum Mbah Fuad di halaman 117, dalam buku Tadabbur Maiyah Padhangmbulan, menjadi satu titik fokus bersama rutinan Pasebanan edisi 111, bulan Juli 2026 kali ini. Khususnya […]
Manusia adalah makhluk lemah penuh kekurangan di satu sisi, tetapi diciptakan dengan potensi paling sempurna di sisi yang lain. Yang jelas manusia adalah bagian terpenting dari keluarga besar alam semesta. Muhammad Zuhri dalam sebuah puisinya menuliskan lirik berikut: Bermilyar tahun Semesta dalam keadaan tak sadar akan dirinya dan ketika ia sadar akan dirinya manusialah wujudnya. […]
“Hanyakal” adalah sebuah kata yang menggambarkan keadaan ketika segala sesuatu terasa tidak lagi berada pada tempatnya. Nilai bertukar dengan kepentingan, amanah berganti ambisi, dan kejujuran sering kali dikalahkan oleh keuntungan. Hanyakal bukan hanya tentang negara yang gaduh, tetapi juga tentang manusia yang mulai kehilangan arah dalam memaknai hidup. Hari ini kita menyaksikan banyak ironi. Korupsi […]
Egosentrisme adalah salah satu gejala nyata dari kemunduran moral dan kesehatan mental manusia modern. Skalanya tidak lagi kecil — kondisi ini sudah masuk kategori kritis. Setiap orang kini hidup di tengah arus teknologi yang terus melesat. Masing-masing memiliki akun: akun media sosial, akun bank, akun politik, akun game, dan seterusnya. Masing-masing bisa memantau, dan masing-masing […]
Saat ini sepertinya kita sering menganggap hidup terasa tak masuk akal. Kita menyaksikan bagaimana orang yang curang, tidak jujur, bahkan gemar menyengsarakan manusia lain justru hidup dengan sangat berjaya. Namun, berbanding terbalik dengan orang yang jujur, adil, dan bijaksana dalam menjalani kehidupan, yang justru selalu dipertemukan dengan berbagai kesempitan hidup. Di hadapan kenyataan seperti itu, […]
Saudara-saudaraku jama’ah maiyah. Di rutinan Maiyah Cirrebes bulan ini, kami ingin mengajak semuanya untuk terlebih dahulu khusyu menjadi “anak-cucu” yang sedang bermanja dengan Mbah-nya. Membenakkan dalam batin, duduk dan bertawashulan bareng bersamanya. Kemudian, Mbah Nun menceritakan penggalan sebuah kisah “Garuda”, dengan harapan kita anak cucunya, bisa menguraikan muatan esensinya, merumuskan arah tujuanya, dan menginternalisasikan dalam […]
Kita hidup pada masa yang penuh paradoks.Peradaban bergerak begitu cepat, tetapi manusia semakin kehilangan arah.Teknologi berkembang melampaui imajinasi, tetapi kegelisahan tumbuh lebih cepat daripada kemajuan itu sendiri.Informasi tersedia tanpa batas, tetapi kejernihan menjadi barang langka. Manusia mampu menjangkau bulan, menembus ruang angkasa, menciptakan kecerdasan buatan, namun sering gagal memahami dirinya sendiri. Di negeri ini, pembangunan […]
Setiap manusia dianugerahi potensi yang tersimpan di dalam dirinya. Namun tidak semua potensi langsung tampak dan berkembang. Ada yang masih berupa benih, ada yang sedang bertunas, dan ada yang menunggu saat yang tepat untuk bertumbuh. Sering kali kita bertanya, “Apa bakat saya?” Padahal sebelum bakat dikenali, sering kali hadir terlebih dahulu sesuatu yang lebih halus, […]
Ada kalanya kita terlalu sibuk mengamati dunia yang luas dan kompleks; mengamati negara, mengamati pemimpin, mengamati konflik yang terjadi di berbagai tempat. Terdapat satu hal, yang membuat semua itu menarik bukan semata-mata karena skalanya yang besar, melainkan karena ia menyimpan pola yang sebenarnya juga hidup di dalam diri manusia. Sebuah negara yang baik lahir dari […]
Dalam kakawihan Sunda yang akrab sejak masa kanak-kanak, terdapat lirik sederhana: manuk cingkleung cindeten. Para karuhun tidak sedang berbicara tentang burung semata. Manuk adalah perlambang hati dan pikiran manusia: mudah berpindah, mudah tertarik, mudah terbang ke mana-mana mengikuti apa yang dianggap menarik. Karena itulah muncul satu wejangan: cindeten. Dalam pengertian para leluhur, cindeten bukan sekadar […]
Ada istilah yang sering kita dengar sehingga terasa biasa. Ada pula istilah yang jarang terdengar, tetapi dibalik itu tersirat makna yang dalam untuk kita renungi. Salah satunya adalah Gunungan Jalĕr. Sebagian orang mungkin langsung membayangkan gunungan dalam tradisi Jawa. Sebagian lagi mungkin membayangkan sosok laki-laki yang memikul beban kehidupan. Keduanya tidak sepenuhnya keliru. Gunungan adalah […]
Ketika ada kebenaran di hati apa lantas kita merealisasikan dalam perbuatan baik yang nyata? Terus-menerus menjadikan kebaikan dalam perbuatan hingga jadi kebiasaan? Atau malah sebaliknya hingga jadi kebiasaan untuk mengabaikannya? Sunnatullah atau hukum alam itu aneh, dan sama sekali tak selalu bisa dikendalikan oleh rekayasa atau cultural engineering yang kita lakukan. Dalam hal-hal tertentu kita […]
Kita sedang sibuk membangun “tugu eksistensi” yang mengatasnamakan kemajuan dan masa depan: jalan, kawasan industri, kecerdasan buatan, dan berbagai macam “masa depan”. Tetapi ada pertanyaan yang mungkin jarang muncul di ruang rapat. Kalau nanti benar jadi emas, siapa yang akan memakainya; manusia yang utuh, atau manusia yang sedang kehilangan dirinya sendiri? Kita hidup di zaman […]
Durmagati adalah tokoh dalam pewayangan Jawa yang dikenal sebagai salah satu dari seratus Korawa, putra-putra Destarata. Ia dikenal dengan wataknya yang jenaka, penuh semangat, dan ceplas-ceplos dalam tutur kata. Namun di balik kelucuannya, Durmagati kerap tampil tanpa pendirian yang kuat—mudah terpengaruh, ikut arus, dan lebih suka menyesuaikan diri dengan opini mayoritas daripada berdiri di atas […]
Menampilkan 1-20 dari 419
























