Di alam semesta, tidak ada organisme yang hidup sendirian. Sel-sel membentuk jaringan, jaringan membentuk organ, organ membentuk tubuh. Setiap bagian memiliki fungsi yang berbeda, tetapi semuanya bekerja dalam satu tujuan: menjaga kehidupan. Begitu pula organisasi. Ia sesungguhnya hanyalah pemadatan dari banyak organisme: manusia-manusia dengan pengalaman, watak, pengetahuan, dan sudut pandang yang beragam. Perbedaan bukanlah cacat […]
Mukaddimah
Coba kita hitung aneka makanan, minuman, produk kerajinan, bahkan produk budaya atau bahasa yang telah dan dapat diciptakan masyarakat desa kita. Kita mungkin akan terkejut, karena kreativitas masyarakat desa seolah tak pernah habis menggeliat. Dari alam yang sederhana, lahir atap dari dedaunan, tikar dari pandan, mainan dari bambu, hingga beragam makanan yang memenuhi pasar-pasar tradisional. […]
Saat ini dunia mengalami masa-masa gonjang ganjing. Berita perang menjadi hal yang biasa dan lumrah .Begitu juga Indonesia tak kalah carut marutnya. Dari urusan makan untuk pelajar, rupiah yang mencapai titik terlemah dan ditambah dengan harga BBM yang mulai kelihatan hilalnya akan segera naik. Dengan keadaan tersebut kita yang sekedar rambutan protol ini hanya bisa […]
Menandai kebersamaan dalam cinta dan ukhuwah yang terus dijalani, dinikmati, dan disyukuri keberlangsungannya, rutinan Pasebanan edisi 110 di bulan Juni tahun 2026 kali ini menjadi peneguh wujud kebersyukuran bersama atas 9 tahun perjalanan Simpul Maiyah Paseban Majapahit. Kebersyukuran yang tidak ditandai dengan sesuatu yang berlebihan. Tetapi diisi dengan pemaknaan, perenungan, dan penghayatan kembali, atas pusaka […]
Sakinah sering dipahami sebagai tujuan. Sesuatu yang dicari, diupayakan, dan diharapkan hadir dalam hidup: ketenangan, ketenteraman, dan kedamaian. Padahal, ketika menelusuri Al-Qur’an, ada hal menarik yang mungkin luput dari perhatian kita. Gusti Allah tidak sekadar menyebut sakinah sebagai keadaan yang diinginkan manusia. Ada petunjuk tentang dari mana sakinah berasal dan bagaimana ia hadir dalam kehidupan. […]
Indonesia adalah bangsa yang lahir dari rahim penderitaan panjang. Ratusan tahun dijajah, dieksploitasi, dan direndahkan martabatnya, namun tidak pernah benar-benar patah.Di balik setiap luka kolonialisme, selalu ada nyala yang tidak padam–nyala kesadaran bahwa bangsa ini layak untuk merdeka, layak untuk berdiri tegak, layak untuk menentukan nasibnya sendiri.Kesadaran itulah yang akhirnya menjelma menjadi proklamasi, dan proklamasi […]
“… Orang Maiyah tidak rendah diri untuk menemukan dirinya tidak berdaya atas sesuatu hal, dan tidak menjadi mungguh menyangka dirinya berdaya atas hal lain. Orang Maiyah tidak memfokuskan pandangan dan gerakannya pada perjalanan dirinya sendiri, melainkan pada Tuhan dan penugasan-Nya…” (Emha Ainun Nadjib, Daur 1 – 18, Hijrah Maiyah) Separuh perjalanan di tahun 2026 telah […]
Bismillāhirraḥmānirraḥīm. Segala puji hanya milik Allah Swt yang telah dan senantiasa memperkenankan langkah-langkah kecil penuh keterbatasan ini tetap berjalan dalam naungan rahmat-Nya. Sepuluh tahun perjalanan Majelis Ilmu Muhammad Ainun Nadjib – Forum ngaji bareng Lingkar Daulat Malaya bukanlah sekadar hitungan usia sebuah forum, melainkan jejak ketekunan hati dalam menjaga nyala ilmu, persaudaraan, dan penghambaan kepada […]
Di tengah deru zaman yang kian bising dan gersang akan ketulusan, kehadiran Muhammad Ainun Nadjib atau yang dengan takzim kita sapa Mbah Nun, berdiri kokoh sebagai oase yang menyejukkan. Beliau bukan sekadar tokoh yang melintas di panggung kebudayaan, melainkan sebuah kompas rasa yang mengajarkan bagaimana semestinya manusia menata hatinya. Bagi segenap pencari keteduhan di Majelis […]
Apa yang sesungguhnya kita cari dalam kehidupan ini? Jangkar apa yang telah kita siapkan agar tetap tegak, tidak hanyut oleh arus dan ombak kehidupan yang tak selalu mampu kita kendalikan? Bersama siapa kita mengarungi kehidupan ini? Yakin kah kita pada diri sendiri? Bersediakah kita tenggelam dalam kebodohan atau terseret badai kehampaan dan kekosongan diri? Sudahkah […]
Kita telah memasuki bulan Mei yang menjadi bulan Milad-nya Mbah Nun. Salah satu yang masih segar di sanubari kita adalah nasihat Mbah Nun yang dituangkan dalam lirik lagu: Wakafa. Disadari atau tidak, ini adalah pusaka yang seolah diwekaskan kepada anak cucunya yang kian menghadapi kekeruhan dan ketidak-menentuan zaman. Maka, Wakafa bukan hanya sekadar lagu. Ia […]
Kata “laku” berasal dari bahasa Jawa yang akar maknanya: berjalan, menjalani, melakukan, menempuh hidup. Dalam budaya Jawa, laku bukan sekadar aktivitas fisik. Tapi lebih dekat dengan: tirakat, proses penghayatan, disiplin batin, cara seseorang menjalani hidup. Dalam perspektif Islam, makna laku dekat dengan: mujahadah (bersungguh-sungguh melatih diri), riyadhoh (latihan spiritual), amal (tindakan nyata, bukan sekadar ucapan). […]
Filantropi sering dipahami sebagai kedermawanan. Memberi bantuan, memberi uang, atau membantu mereka yang kekurangan. Padahal dalam kehidupan manusia, filantropi kadang hadir dalam bentuk yang jauh lebih sunyi dan tidak selalu terlihat. Ada orang yang memberi banyak, tetapi membuat manusia lain bergantung. Ada pula yang mungkin tidak memiliki banyak hal untuk dibagikan, tetapi kehadirannya membuat orang […]
Hidup ini laksana universitas. Dalam perjalanannya yang panjang dan berliku, kita menemukan ujian yang kadang menusuk kalbu, serta pelajaran yang seringkali tersembunyi di balik kesunyian malam. Setiap orang memiliki peta perjalanannya masing-masing. Tak jarang kita kehilangan arah dan tersesat di persimpangan yang sunyi, bahkan terperosok dan terjerembab ke dalam lembah kelelahan jiwa. Pada momen-momen genting […]
Ba’al dalam kisah lama dipahami sebagai berhala. Tapi mungkin yang perlu dipahami, berhala tidak selalu berbentuk patung atau sesuatu yang disembah secara harfiah. Ia bisa hadir dalam hal-hal yang terlihat biasa saja: kekuasaan, nama besar, kekayaan, pujian, bahkan rasa ingin diakui. Sesuatu yang awalnya hanya kita jadikan alat, perlahan berubah menjadi pusat hidup yang terlalu […]
Manusia sering sibuk mencari hadiah untuk orang yang dicintainya. Padahal terkadang, hadiah terbaik bukanlah sesuatu yang dibawa tangan, melainkan sesuatu yang dijaga di dalam hati. Dalam sinau bareng nanti kita mensyukuri menjelang Milad 73 tahun perjalanan Emha Ainun Nadjib, “Mbah Nun”. Tetapi sesungguhnya yang kita rayakan bukan umur biologis seorang manusia. Kita sedang menghormati perjalanan […]
Kita sedang berdiri di sebuah persimpangan zaman yang bising, di mana manusia modern dipaksa terus berlari demi mengejar eksternalitas: gelar, jabatan, hingga angka di saldo rekening. Gambang Syafaat edisi Mei 2026 mengangkat simfoni refleksi bertajuk KERIS. Sebuah kata bersahaja dari masa lalu, namun menyimpan watak berlapis yang mempedulikan masa lalu, hari ini, dan masa depan. […]
وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَۚ (Ingatlah pula) Zun Nun (Yunus) ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya. Maka, dia berdoa dalam kegelapan yang berlapis-lapis, “Tidak ada tuhan selain Engkau. Mahasuci […]
Dunia hari ini berkembang semakin cepat, manusia dipaksa untuk terus berjalan dan berlari dalam konsep modernitas zaman. Dalam sistem ini, informasi diproduksi dalam jumlah yang tidak terbatas, kita tidak lagi berada dilevel sekedar mencari informasi, tapi kebanjiran informasi. Anthony Giddens mengistilahkan kondisi ini sebagai juggernaut. Pada titik ini manusia tidak lagi menjadi subjek, ia dipaksa […]
Sebagaimana umat islam bergembira di bulan rabiul awal, dimana kekasih Alloh, suri tauladan dan rahmat bagi seluruh alam dilahirkan. Bulan dimana Manusia Mulia Muhammad dihadirkan untuk menyempurnakan akhlak. Bulan dimana manusia yang diharap2kan seluruh umat kehadirannya, yang diwujudkan dalam jasad Muhammad. Maka, bolehlah kita, sebagai jamaah maiyah bergembira juga akan bulan dimana jembatan umat kepada […]
Menampilkan 21-40 dari 419
























