Kategori

Mukaddimah

Jeujeur QolbiyahMukaddimah

Bismillāhirraḥmānirraḥīm. Segala puji hanya milik Allah Swt yang telah dan senantiasa memperkenankan langkah-langkah kecil penuh keterbatasan ini tetap berjalan dalam naungan rahmat-Nya. Sepuluh tahun perjalanan Majelis Ilmu Muhammad Ainun Nadjib – Forum ngaji bareng Lingkar Daulat Malaya bukanlah sekadar hitungan usia sebuah forum, melainkan jejak ketekunan hati dalam menjaga nyala ilmu, persaudaraan, dan penghambaan kepada […]

30 Mei 2026
Ruang Kemanusiaan EmhaMukaddimah

Di tengah deru zaman yang kian bising dan gersang akan ketulusan, kehadiran Muhammad Ainun Nadjib atau yang dengan takzim kita sapa Mbah Nun, berdiri kokoh sebagai oase yang menyejukkan. Beliau bukan sekadar tokoh yang melintas di panggung kebudayaan, melainkan sebuah kompas rasa yang mengajarkan bagaimana semestinya manusia menata hatinya. Bagi segenap pencari keteduhan di Majelis […]

29 Mei 2026
Cinta Sepanjang ZamanMukaddimah

Apa yang sesungguhnya kita cari dalam kehidupan ini? Jangkar apa yang telah kita siapkan agar tetap tegak, tidak hanyut oleh arus dan ombak kehidupan yang tak selalu mampu kita kendalikan? Bersama siapa kita mengarungi kehidupan ini? Yakin kah kita pada diri sendiri? Bersediakah kita tenggelam dalam kebodohan atau terseret badai kehampaan dan kekosongan diri? Sudahkah […]

26 Mei 2026
Padhepokan WakafaMukaddimah

Kita telah memasuki bulan Mei yang menjadi bulan Milad-nya Mbah Nun. Salah satu yang masih segar di sanubari kita adalah nasihat Mbah Nun yang dituangkan dalam lirik lagu: Wakafa. Disadari atau tidak, ini adalah pusaka yang seolah diwekaskan kepada anak cucunya yang kian menghadapi kekeruhan dan ketidak-menentuan zaman. Maka, Wakafa bukan hanya sekadar lagu. Ia […]

26 Mei 2026
Laku AjegMukaddimah

Kata “laku” berasal dari bahasa Jawa yang akar maknanya: berjalan, menjalani, melakukan, menempuh hidup. Dalam budaya Jawa, laku bukan sekadar aktivitas fisik. Tapi lebih dekat dengan: tirakat, proses penghayatan, disiplin batin, cara seseorang menjalani hidup. Dalam perspektif Islam, makna laku dekat dengan: mujahadah (bersungguh-sungguh melatih diri), riyadhoh (latihan spiritual), amal (tindakan nyata, bukan sekadar ucapan). […]

25 Mei 2026
Filantropi Manusia EmhaMukaddimah

Filantropi sering dipahami sebagai kedermawanan. Memberi bantuan, memberi uang, atau membantu mereka yang kekurangan. Padahal dalam kehidupan manusia, filantropi kadang hadir dalam bentuk yang jauh lebih sunyi dan tidak selalu terlihat. Ada orang yang memberi banyak, tetapi membuat manusia lain bergantung. Ada pula yang mungkin tidak memiliki banyak hal untuk dibagikan, tetapi kehadirannya membuat orang […]

25 Mei 2026
Sastra RayyaMukaddimah

Hidup ini laksana universitas. Dalam perjalanannya yang panjang dan berliku, kita menemukan ujian yang kadang menusuk kalbu, serta pelajaran yang seringkali tersembunyi di balik kesunyian malam. Setiap orang memiliki peta perjalanannya masing-masing. Tak jarang kita kehilangan arah dan tersesat di persimpangan yang sunyi, bahkan terperosok dan terjerembab ke dalam lembah kelelahan jiwa. Pada momen-momen genting […]

22 Mei 2026
Menyembelih BaalMukaddimah

Ba’al dalam kisah lama dipahami sebagai berhala. Tapi mungkin yang perlu dipahami, berhala tidak selalu berbentuk patung atau sesuatu yang disembah secara harfiah. Ia bisa hadir dalam hal-hal yang terlihat biasa saja: kekuasaan, nama besar, kekayaan, pujian, bahkan rasa ingin diakui. Sesuatu yang awalnya hanya kita jadikan alat, perlahan berubah menjadi pusat hidup yang terlalu […]

22 Mei 2026
Kado KesetiaanMukaddimah

‎Manusia sering sibuk mencari hadiah untuk orang yang dicintainya. ‎Padahal terkadang, hadiah terbaik bukanlah sesuatu yang dibawa tangan, melainkan sesuatu yang dijaga di dalam hati. ‎Dalam sinau bareng nanti kita mensyukuri menjelang Milad 73 tahun perjalanan Emha Ainun Nadjib, “Mbah Nun”. Tetapi sesungguhnya yang kita rayakan bukan umur biologis seorang manusia. ‎Kita sedang menghormati perjalanan […]

21 Mei 2026
KerisMukaddimah

Kita sedang berdiri di sebuah persimpangan zaman yang bising, di mana manusia modern dipaksa terus berlari demi mengejar eksternalitas: gelar, jabatan, hingga angka di saldo rekening. Gambang Syafaat edisi Mei 2026 mengangkat simfoni refleksi bertajuk KERIS. Sebuah kata bersahaja dari masa lalu, namun menyimpan watak berlapis yang mempedulikan masa lalu, hari ini, dan masa depan. […]

21 Mei 2026
Sadar PerubahanMukaddimah

وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَۚ (Ingatlah pula) Zun Nun (Yunus) ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya. Maka, dia berdoa dalam kegelapan yang berlapis-lapis, “Tidak ada tuhan selain Engkau. Mahasuci […]

19 Mei 2026
Cantrik Peradaban (Jalan Istiqomah)Mukaddimah

Dunia hari ini berkembang semakin cepat, manusia dipaksa untuk terus berjalan dan berlari dalam konsep modernitas zaman. Dalam sistem ini, informasi diproduksi dalam jumlah yang tidak terbatas, kita tidak lagi berada dilevel sekedar mencari informasi, tapi kebanjiran informasi. Anthony Giddens mengistilahkan kondisi ini sebagai juggernaut. Pada titik ini manusia tidak lagi menjadi subjek, ia dipaksa […]

19 Mei 2026
Mengenal Lebih Dekat (Sinau Membersamai Perjalanan)Mukaddimah

Sebagaimana umat islam bergembira di bulan rabiul awal, dimana kekasih Alloh, suri tauladan dan rahmat bagi seluruh alam dilahirkan. Bulan dimana Manusia Mulia Muhammad dihadirkan untuk menyempurnakan akhlak. Bulan dimana manusia yang diharap2kan seluruh umat kehadirannya, yang diwujudkan dalam jasad Muhammad. Maka, bolehlah kita, sebagai jamaah maiyah bergembira juga akan bulan dimana jembatan umat kepada […]

16 Mei 2026
Mensyukuri Perulangan Tahun ke-73 Simbah Muhammad Ainun Nadjib dan ke-9 Lumbung BailorahMukaddimah

Menyadari bahwa setiap saat adalah langkah awal. Awal ternyata bukanlah monopoli para bayi. Setiap detik melangkah kita akan selalu ketemu awal. Setiap langkah yang kita lakukan boleh jadi hanyalah sebuah perulangan. Daur! Peradaban manusia sepanjang sejarah ini sesungguhnya adalah peradaban lingkaran. Perulangan terus menerus. Cokro manggilingan! Dan dalam tataran tauhid “Hidup adalah perjalanan melingkar: dariNya […]

15 Mei 2026
Kacantrikan Imaniah AmaliahMukaddimah

Pilihan tema Pasebanan edisi 109 di bulan Mei 2026 ini merujuk tulisan almarhum Mbah Fuad di bagian akhir Pengantar Tadabbur Maiyah Padhangmbulan, hal. 7: Mengapa Tadabbur. Kajian Al-Qur’an di Maiyah Padhangmbulan diarahkan kepada tadabbur karena dinilai sesuai dengan kebutuhan jamaah. Jamaah Maiyah Padhangmbulan sangat heterogen dan sebagian besar awam ilmu-ilmu keagamaan. Oleh karena itu, yang […]

8 Mei 2026
Sewindu Seribu RinduMukaddimah

Angka 8 (wolu) dalam falsafah Jawa dimaknai sebagai keberuntungan dan kebaikan yang tak terputus. Makna itu berkesinambungan dengan logo Tembang Pepadhang: tulisan latin yang menyambung menjadi satu kesatuan, mengibaratkan persaudaraan yang utuh di dalam forum. Maka perayaan 8 tahun Tembang Pepadhang ini bukan sekadar penanda waktu, melainkan pengingat bahwa kita diikat dalam laku yang sama. […]

8 Mei 2026
Cantrik di Zaman Digital: Menjaga Jeda, Merawat DaurMukaddimah

Apa jadinya seorang cantrik di zaman ketika orang merasa sudah berguru hanya karena menonton potongan video? Ketika keluasan ilmu diringkas menjadi konten, kedalaman nasihat dipadatkan menjadi caption. Tatkala pengalaman panjang seorang guru diiris-penggal menjadi kutipan-kutipan pendek yang mudah dibagikan. Lantas kapan sempat diendapkan? Hari ini, apa saja terasa kian dekat. Ilmu tinggal satu klik. Pengajian […]

7 Mei 2026
Al-Mukhtar Sang TerpilihMukaddimah

Al Mukhtar Thibil Qulub, Terpilih sebagai Penyembuh Hati. Hati yang tersakiti seringkali terasa seperti luka yang tak kunjung sembuh. Tapi, ada satu sosok yang bisa menjadi obat bagi luka itu: Sang Terpilih. Siapa Sang Terpilih itu? Dia bisa jadi teman, keluarga, atau bahkan diri sendiri. Yang pasti, Sang Terpilih adalah sosok yang hadir pada saat […]

6 Mei 2026
CantrikMukaddimah

Gusti… Betapa tuli pendengaran kami! Perkenankan, jika mungkin, di hari nanti kami bisa mendengar tidak dengan telinga kami yang amat terbatas ini, perkenankan juga kami mendengarkan tidak hanya suara-suara, yang amat sering menjebak jiwa dungu ini, tetapi juga mendengarkan apa pun saja: “cahaya, inti warna, sepi” – atau bisikan-Mu yang tiada terperi.—Emha Ainun Nadjib, syair […]

4 Mei 2026
Gung Ruang Gung JatiMukaddimah

Pada dasarnya fitrah manusia selalu berkeinginan suci dan secara kodrati cenderung pada kebenaran (hanif). Dengan kesadaran atau pikirannya, manusia selalu menginginkan sesuatu yang lebih baik begitu pun seterusnya. Manusia akan berupaya membuat hidupnya berharga atau bisa dianggap berharga bagi sekelilingnya, mengeksplorasi diri melalui tindakan dan berbagai kegiatan. Sistem kehidupan manusia pun selalu berkembang dari waktu […]

29 April 2026

Menampilkan 41-60 dari 432

Previous
/ 22
Next
HOME