Menyadari bahwa setiap saat adalah langkah awal. Awal ternyata bukanlah monopoli para bayi. Setiap detik melangkah kita akan selalu ketemu awal. Setiap langkah yang kita lakukan boleh jadi hanyalah sebuah perulangan. Daur!
Peradaban manusia sepanjang sejarah ini sesungguhnya adalah peradaban lingkaran. Perulangan terus menerus. Cokro manggilingan! Dan dalam tataran tauhid “Hidup adalah perjalanan melingkar: dariNya menuju ke haribaanNya. Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji’uun”. Begitulah penggalan dawuh yang pernah disampaikan Simbah Muhammad Ainun Nadjib. Dan itu adalah Pondasi Dasar Tauhid yang kami fahami yang selalu diajarkan oleh Beliau.
Pada edisi ke-78 Lumbung Bailorah bulan Mei 2026 ini, kami tidak mengangkat tema khusus seperti rutinan biasanya. Kami hanya ingin bersyukur dan bergembira atas nasip kami, atas perulangan tahun ke 73 Simbah dan 9 tahun Lumbung Bailorah, dengan ambengan dan Tawashshulan. Sebagaimana motto Lumbung Bailorah yang diberikan oleh Simbah: “Meningkatkan Rasa Syukur, Memperdalam Kegembiraan“. Perkara di sela acara tersebut nantinya kok ada obrolan yang serius tentang suatu hal, itu sudah biasa dan sepertinya sudah menjadi keniscayaan. (Redaktur LB)








