
Hasil untuk "Semak"
Ditemukan 21 hasil (20 artikel, 1 simpul).
Simpul Terkait

Artikel Terkait

Gung Ruang Gung Jati
Pada dasarnya fitrah manusia selalu berkeinginan suci dan secara kodrati cenderung pada kebenaran (hanif). Dengan kesadaran atau pikirannya, manusia selalu menginginkan sesuatu yang lebih baik begitu pun seterusnya. Manusia akan berupaya membuat hidupnya berharga atau bisa dianggap berharga bagi sekelilingnya, mengeksplorasi diri melalui tindakan dan berbagai kegiatan. Sistem kehidupan manusia pun selalu berkembang dari waktu […]

Cerita dari Semestinya Semesta
Malam itu udara sejuk menyelimuti kawasan Dusun Bumbungan, Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Di tengah suasana malam yang tenang, OTES “Omah Tengah Sawah” kembali menjadi ruang temu bagi hati, pikiran, dan persaudaraan. Tempat sederhana yang dikelilingi nuansa pedesaan itu menjadi saksi berlangsungnya forum Sinau Bareng Maiyah Sulthon Penanggungan dengan tema yang cukup menggugah nalar: […]

Cerita dari Nandur Tapak
Sinau Bareng Maiyah Lingkar Daulat Malaya edisi ke-112 yang mengusung tema “Nandur Tapak” digelar pada Jumat malam, 24 April 2026, bertempat di Aula MTs Asy Syuja, Kudang Pasantren, Panglayungan, Cipedes, Kota Tasikmalaya. Seperti lazimnya Majelisan Maiyah, suasana diawali dengan kekhusyukan tadarus Al-Qur’an, melantunkan Surah Al-Hasyr dan Al-Mulk, dilanjutkan tawashshulan sebagai bentuk penyandaran diri kepada Allah. […]

Membaca Qabil-Habil ke Dunia Hari Ini
Salah satu bahasan yang mengemuka malam itu justru berangkat dari kisah lama Qabil dan Habil. Sebuah cerita yang sering dianggap selesai, padahal mungkin justru terus berulang dalam bentuk yang berbeda. Disampaikan mas Harianto tentang kisah Qabil-Habil, setelah peristiwa pembunuhan itu, Qabil yang ‘belajar’ dari burung gagak tentang bagaimana menguburkan. Tapi persoalannya tidak berhenti di sana. […]

Satu Dasawarsa SabaMaiya, Membaca Kedaulatan Pangan dari Joglo Lawasan
Sabtu, 18 April 2026, bagi sebagian orang bisa disebut dengan hari biasa saja, namun bagi dulur-dulur SabaMaiya adalah hari yang istimewa. Kenapa demikian, pada malam itu adalah hari yang dinanti para jamaah maiyah di Wonosobo untuk menyambut gelaran rutinan yang ternyata memasuki putaran ke 119. Gelaran ke 119 tersebut ini selaras dengan edisi milad ke […]

Hayati Menghayati
Kata hayati berasal dari akar kata Arab ḥayāt (حياة) yang berarti hidup. Dalam bahasa Indonesia, “hayati” bisa dimaknai sebagai: menghidupkan nilai. Sedangkan “menghayati” ialah bentuk aktif—proses. Kalau “hayati” adalah keadaan, maka “menghayati” adalah jalan menuju keadaan itu. Di tengah derasnya arus zaman yang bergerak cepat, manusia sering kali terjebak pada sekadar menjalani tanpa benar-benar menghayati. […]

Misleuk
Dalam bahasa Sunda, misleuk berarti terpeleset. Salah langkah. Meleset dari arah semula. Bukan jatuh dari tebing. Bukan pula sengaja menyimpang. Tetapi langkah yang keliru karena jalan licin, atau karena kurang waspada. Misleuk itu manusiawi. Yang berjalan pasti berpotensi misleuk. Yang diam saja yang tidak pernah terpeleset. Namun yang sedang dihadapi hari ini bukan sekadar kesalahan […]

Warasatul Maiyah
Hidup selalu berputar, itulah daur kehidupan. Ada yang datang, ada yang pergi, ada yang melarikan diri, dan ada yang kembali. Ada yang meminta, ada yang memberi; ada yang menuntut, ada yang pasrah. Ada yang saling menguatkan, dan ada pula yang mencoba melemahkan. Manusia diasah oleh kehidupan. Ada yang semakin tajam karena berpikir jernih, ada yang […]

Hujan, Kampus, dan Algoritma Muhammad
Langit Purwokerto belum juga mengizinkan. Hujan turun sejak sore dan baru benar-benar reda menjelang pukul 21.30 WIB. Tapi jamaah yang sudah memenuhi halaman Kantor Pusat Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Purwokerto tidak kemana-mana. Mereka menunggu. Sekitar lima ratus orang dari berbagai daerah duduk bertahan — ada yang berteduh di tepi, ada yang memilih basah seadanya — […]

Cerita dari Aktivasi Nasib
MALAM ITU, langit Jakarta membentang cerah. Jam menunjukkan pukul 19.45, area jamaah di halaman Masjid Amir Hamzah masih terlihat tenang, seolah memberi jeda sebelum perjumpaan dimulai. Tim tawashshulan mulai menaiki panggung. Mizani, Munawir, Haddad, M. Rizal, dan Awan mempersiapkan diri, lalu membuka malam dengan lantunan doa dan zikir. Begitu tawashshulan dimulai, suasana pun berubah. Jamaah […]

Belajar Waras di Tengah Jaman Edan
Malam minggu pada pekan kedua setiap bulan, kami kembali melingkar dalam Maiyahan. Malam ini cerah, berbeda dengan beberapa hari sebelumnya yang sering turun hujan. Kali ini bertempat di rumah Mas Ari, pengampu Sanggar Perdikan. Sanggar ini bukan sekadar ruang belajar, tetapi juga ikhtiar menjaga kewarasan, dengan mengasuh dan mengarahkan anak-anak agar tumbuh sesuai fitrahnya. Pembahasan […]

Syukur Itu Perintah atau Kesadaran?
Sejak awal hingga menjelang Subuh, suasana Majelis terasa hidup. Obrolan ringan perlahan-lahan menjadi ruang tafakkur dan tadabbur bersama. Dulur-dulur yang hadir saling melempar gagasan, cerita pengalaman, hingga perenungan yang mendalam. Tidak ada sekat antara yang berbagi dan mendengarkan. Semua hadir dalam posisi yang setara: sama-sama belajar, sekaligus sama-sama mencari makna. Dua Ranah Syukur “Jalan Syukur” […]

Kerinduan Membuncah yang Sejenak Terobati
Malam di Kenduri Cinta Jumat lalu bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah momen di mana suasana terasa lebih hangat dan hati terasa lebih lapang. Kehadiran Bu Via membawa getaran ketulusan, menyampaikan pesan yang menyentuh akar paling dasar dari perjalanan kita bersama di Maiyah: Manfaat dan Kedaulatan. Tanpa ada informasi sebelumnya, Bu Via hadir di Kenduri […]

Di Tengah Noise, Jalan Syukur Ditemukan
Siapa sangka, akan ada dua kegiatan yang berlangsung bersamaan hingga menimbulkan “noise”. Cak Fauzi, selaku tuan rumah Majelis Ilmu Telulikuran Damar Kedhaton, pun tidak mengetahui hal itu sebelumnya. Begitu pula tetangga rumahnya—seorang pendekar PSHT—juga tengah menggelar agenda Halalbihalal bersama para pendekar lainnya. Majelis Ilmu Telulikuran Damar Kedhaton edisi ke-112 digelar di Rumba (Rumah Baca) Nusantara, […]

Meneropong Arah Rumah
Dunia sedang kocar kacir. Segala ruang informasi semakin getol memberitakan pergolakan: geopolitik, ekonomi, narasi pengetahuan, dan berbagai kepentingan lain. Persilangan ruang dan waktu, nilai, kemerdekaan dan keterpenjaraan, bahkan persilangan diri kita sendiri — sering mendorong kita untuk memuaskan diri dengan ‘hanya’ mengamati kejadian yang besar dan jauh di kota seberang, negeri seberang, bahkan kalau mungkin […]

Cerita dari Sasi Tembang Wulan Tembung
Sejuk menyelimuti malam. Hening yang seolah memuat banyak makna, penuh oleh kemungkinan-kemungkinan yang belum terucap. Tepat pada malam Minggu, 28 Maret 2026, Rutinan Sinau Bareng Majlis Gugurgunung kembali digelar. Bertempat di Griya Surya Pringsari No.49, Pringapus, Kabupaten Semarang—ruang sederhana yang malam itu menjadi tempat berlabuhnya rasa dan makna. Mengangkat Tema “Sasi Tembang Wulan Tembung” dengan […]

Cerita dari Boboran Babaran
Malam itu, udara terasa dingin. Bukan hanya karena angin yang berhembus pelan, tapi juga karena ada jarak yang baru saja dipatahkan. Rindu yang lama tersimpan, akhirnya menemukan jalannya untuk pulang. Satu per satu orang berdatangan, saling berjabat tangan, mengucapkan “wilujeng boboran.” Pertemuan itu terasa sederhana, tapi justru di situlah letak kemewahannya. Dengan khidmat, kegiatan diawali […]

Semua Teman adalah Lawan Sebagai Pemicu untuk Fastabiqul Khairat
Malam itu tidak ramai. Hanya dua belas orang yang masih setia hadir, menjaga istiqamah dalam lingkaran kecil Sinau Bareng. Di tengah kesederhanaan itulah suasana justru terasa hangat dan intim—cukup untuk menyalakan percakapan yang pelan, tapi dalam. Mas Feri membuka forum seperti biasa. Ia memulai dengan mukaddimah sebagai pengantar, sekaligus pemantik diskusi. Kalimat-kalimat awal itu tidak […]

Refleksi Ramadlan dan Kesadaran
Kegiatan Maiyah Simpul Sulthon Penanggungan Pasuruan berlangsung dalam suasana khidmat dan reflektif, diawali dengan tawasul yang dipimpin Cak Taufiq. Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Sdr. Hamzah serta lantunan sholawat dari Tim Banjari yang dipimpin Ustadz Luqman. Atmosfer spiritual yang terbangun sejak awal menjadi fondasi penting bagi jamaah dalam memasuki ruang perenungan […]

Bābul ‘Ilmi
Jika ilmu diibaratkan sebagai sebuah “kota”, mengapa ia memiliki “pintu”? Apa yang sebenarnya dijaga oleh pintu itu, akses, adab, atau cara memahami? Lalu, apa yang terjadi jika seseorang masuk tanpa melaluinya? Di zaman sekarang, ketika informasi terasa terbuka ke segala arah, apakah kita masih mengenal konsep “pintu”, atau justru merasa bisa langsung masuk ke mana […]




