Malam di Kenduri Cinta Jumat lalu bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah momen di mana suasana terasa lebih hangat dan hati terasa lebih lapang. Kehadiran Bu Via membawa getaran ketulusan, menyampaikan pesan yang menyentuh akar paling dasar dari perjalanan kita bersama di Maiyah: Manfaat dan Kedaulatan. Tanpa ada informasi sebelumnya, Bu Via hadir di Kenduri […]
Cerita Simpul
Siapa sangka, akan ada dua kegiatan yang berlangsung bersamaan hingga menimbulkan “noise”. Cak Fauzi, selaku tuan rumah Majelis Ilmu Telulikuran Damar Kedhaton, pun tidak mengetahui hal itu sebelumnya. Begitu pula tetangga rumahnya—seorang pendekar PSHT—juga tengah menggelar agenda Halalbihalal bersama para pendekar lainnya. Majelis Ilmu Telulikuran Damar Kedhaton edisi ke-112 digelar di Rumba (Rumah Baca) Nusantara, […]
Di malam hari, Jum’at, 13 Maret 2026, kami menggelar sebuah ruang untuk melingkar dan belajar bersama: Tuwuh Tresna Edisi 2 di Angkringan Obong, Tamanwinangun, Kebumen. Dan malam itu, sedulur yang datang lebih banyak daripada edisi sebelumnya. Acara sinau bareng dimulai sekitar pukul 21.30, setelah sedulur semua melaksanakan salat tarawih—karena edisi 2 bertepatan dengan Ramadhan. Ketika […]
Jum’at malam, 27 Maret 2026, Majelis Tawashshulan rutin kembali digelar di kediaman Kamituwa Damar Kedhaton, Wak Syuaib, di Desa Iker-Iker Geger, Cerme, Gresik. Suasananya sederhana, hangat, dan menghadirkan kedekatan yang sulit dicari padanannya di tempat lain. Sebagaimana biasanya dalam forum-forum sinau bareng Maiyahan, majelis tidak berhenti ketika doa penutup dilantunkan. Justru selepas itu, ada ruang […]
Sejuk menyelimuti malam. Hening yang seolah memuat banyak makna, penuh oleh kemungkinan-kemungkinan yang belum terucap. Tepat pada malam Minggu, 28 Maret 2026, Rutinan Sinau Bareng Majlis Gugurgunung kembali digelar. Bertempat di Griya Surya Pringsari No.49, Pringapus, Kabupaten Semarang—ruang sederhana yang malam itu menjadi tempat berlabuhnya rasa dan makna. Mengangkat Tema “Sasi Tembang Wulan Tembung” dengan […]
Malam itu, udara terasa dingin. Bukan hanya karena angin yang berhembus pelan, tapi juga karena ada jarak yang baru saja dipatahkan. Rindu yang lama tersimpan, akhirnya menemukan jalannya untuk pulang. Satu per satu orang berdatangan, saling berjabat tangan, mengucapkan “wilujeng boboran.” Pertemuan itu terasa sederhana, tapi justru di situlah letak kemewahannya. Dengan khidmat, kegiatan diawali […]
Malam itu tidak ramai. Hanya dua belas orang yang masih setia hadir, menjaga istiqamah dalam lingkaran kecil Sinau Bareng. Di tengah kesederhanaan itulah suasana justru terasa hangat dan intim—cukup untuk menyalakan percakapan yang pelan, tapi dalam. Mas Feri membuka forum seperti biasa. Ia memulai dengan mukaddimah sebagai pengantar, sekaligus pemantik diskusi. Kalimat-kalimat awal itu tidak […]
Kegiatan Maiyah Simpul Sulthon Penanggungan Pasuruan berlangsung dalam suasana khidmat dan reflektif, diawali dengan tawasul yang dipimpin Cak Taufiq. Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Sdr. Hamzah serta lantunan sholawat dari Tim Banjari yang dipimpin Ustadz Luqman. Atmosfer spiritual yang terbangun sejak awal menjadi fondasi penting bagi jamaah dalam memasuki ruang perenungan […]
Setelah selesai melaksanakan tawashshulan, muqaddimah bertema Mudik ke Fitrah Indonesia pun dijabarkan oleh salah satu penggiat masyarakat Maiyah Cirrebes. Setiap manusia pasti memiliki kerinduan. Namun, mengapa manusia berbondong-bondong begitu bersemangat untuk bertemu keluarga ketika Idul Fitri? Apakah di luar Idul Fitri mereka tidak memiliki semangat yang sama? Lalu, apakah Idul Fitri itu sendiri yang menjadi […]
Dunia hari ini seperti kehilangan kompas batin. Arah ada, tetapi tak lagi dipercaya. Kepemimpinan berdiri megah, namun kosong dari kesadaran terdalam manusia. Di sanalah kegelisahan itu bermula. Jauh sebelum manusia memimpin bangsa atau menentukan nasib dunia, setiap jiwa sejatinya telah bersaksi. Di alam Sulbi. Sebuah perjanjian purba yang kini terasa terlupakan. Jejak Awal: Kepemimpinan dari […]
Sabtu, 14 Maret 2026, ba’da tarawih. Suara tadarus Al-Qur’an bersahutan dari beberapa masjid dan mushola. Pada saat yang sama, para sedulur Maiyah Pasuruan telah berkumpul di Omah Suket, tempat maiyahan kali ini digelar. Tadarrus Zaman menjadi tema Sinau Bareng malam itu. Suasananya terasa santai. Diskusi ditemani suara gemericik air dari kolam koi yang berada di […]
Malam Sabtu Legi, 27 Februari 2026, Suluk Surakartan kembali menggelar Tadabbur dan Sinau Bareng edisi ke-103 di Kwarasan, Grogol, Sukoharjo. Seperti malam-malam sebelumnya, ruang perjumpaan itu perlahan dipenuhi oleh jamaah yang datang secara berangsur-angsur . Suasana malam itu terasa hangat dan akrab. Jamaah duduk melingkar tanpa sekat, tanpa panggung yang memisahkan pembicara dan pendengar. Semua […]
HUJAN turun hampir sepanjang hari, bahkan semakin deras menjelang acara dimulai—seolah berkah ditumpahkan tanpa jeda pada hari itu. Menjelang malam, hujan akhirnya mereda, memberi kesempatan para penggiat untuk kembali merapikan area tenda dan panggung Kenduri Cinta di Plaza Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki. Satu per satu jamaah mulai berdatangan; sebagian masih menenteng payung yang basah, […]
Sabtu malam, 28 Februari 2026. Jarum jam menunjukkan pukul 21.00 WIB ketika hujan turun cukup deras di Dusun Bumbungan, Desa Sumbersuko, Kabupaten Pasuruan. Jalanan kecil menuju OTES Omah Tengah Sawah tampak basah oleh guyuran langit sejak sore. Namun hujan malam itu justru seperti menjadi pembuka suasana—menghadirkan kesunyian yang hangat sebelum perjumpaan dimulai. Satu per satu […]
Malam itu, langit Lamongan terlihat mendung menggantung seperti sedang memayungi proses sinau bareng, tidak seperti hari-hari sebelumnya yang hampir dari sore sampai malam hujan gerimis, forum Sinau Bareng kembali digelar di halaman belakang Warkop Sedjati dalam suasana hangat dan cair. Jamaah duduk melingkar, sebagaimana biasanya: tanpa jarak, tanpa podium tinggi, tanpa klaim paling benar. Tema […]
Sore itu, hujan turun sangat deras, angin bertiup cukup kencang. Hari yang cukup berat untuk menjalankan aktivitas. Kondisi yang cukup mampu menguji, membuat manusia berpikir dua-tiga kali untuk melangkahkan kaki, menjalankan niat, menunaikan janji, dan meneguhkan hati untuk tetap panceg pada suatu pilihan. Selepas tarawih, hujan reda. Malam menjadi sangat dingin. Satu, dua, tiga jemaah […]
Sinau Bareng dimulai pada pukul 20.39 WIB. Acara dibuka dengan do’a yang dipimpin oleh Mas Agus, diikuti pembacaan tawashshul oleh Pak Tri. Namun sesungguhnya, yang dibuka malam itu bukan sekadar sebuah acara. Yang dibuka adalah ruang kesadaran, ruang di mana manusia belajar kembali mendengar dirinya sendiri. Sinau Bareng bukanlah ruang untuk menambah kepintaran, melainkan ruang […]
Selepas shalat tarawih, tepat pukul 20.30 WIB, lantai 2 Gedung Dakwah Islamiyyah Kota Tasikmalaya kembali menjadi ruang perjumpaan batin. Jamaah berkumpul dalam Sinau Bareng Maiyah Lingkar Daulat Malaya edisi ke-110. Malam itu, tema yang diangkat adalah “Karakatan Shiyam”—sebuah frasa yang mengundang perenungan panjang tentang perjuangan puasa dan kedaulatan diri. Majelisan dibuka oleh Kang Ihsan Farhanuddin […]
Acara Maiyah Cirrebes edisi 28 Februari 2026 mengangkat tema Pusaka Puasa sebagai ajakan untuk menjaga pusaka spiritual dalam perjalanan hidup. Kegiatan diawali dengan tawashulan, kemudian dilanjutkan dengan refleksi kehidupan jamaah yang diarahkan pada tema Pusaka Puasa untuk di-titeni, di-sinau-i, serta dibagikan nilai dan pengalamannya kepada sesama. Salah satu penggiat Maiyah Cirrebes menegaskan bahwa pusaka maiyahan […]
Edisi ke 78, Februari 2026/Ramadlan 1447 H, Majelis ‘Ilmu Muhammad Ainun Najib Ma’syar Maiyah Mahamanikam tidak di Samarinda. Alhamdulillah terlaksanan di Desa Bukit Raya, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara. Julak Haris sapaan akrab kami kepada beliau yang menjadi tuan rumah di Sinau Bareng kali ini. Maiyahan “ditarik” ke arah Tenggarong berjarak tempuh 45 menit dari Samarinda. […]
Menampilkan 21-40 dari 312
























