
Hasil untuk "Sulthon Penanggungan"
Ditemukan 21 hasil (20 artikel, 1 simpul).
Simpul Terkait

Artikel Terkait

THAWAF ISTIGHFAR: LIPUTAN SULTHON PENANGGUNGAN FEBRUARI 2024
Sabtu pekan terakhir di Bulan Februari 2024 kegiatan Sinau Bareng berlangsung mundur 60 menit dari biasanya karena di radius delapan ratus meter dari lokasi kegiatan ada yang berpulang dipanggil Allah SWT. Beberapa penggiat ikut ambil bagian dalam prosesi pemakaman. Penggiat yang sudah hadir mengisi waktu dengan melakukan pengecekan kembali perlengkapan teknis. Tiba pukul 21:00 WIB […]

SULTHON PENANGGUNGAN EDISI DEMOKREASI
Eskalasi percakapan warga negara masih seputaran demokrasi dengan beragam tafsir-tafsirnya. Melalui wadah diskusi Majelis Maiyah Pasuruan “Sulthon Penanggungan” (SP), kami berupaya menghimpun dan mencari titik temu yang paling Rahmatan Lil Alamin dengan Sinau Bareng yang bertemakan “Demokreasi”. Sabtu 27 Januari 2024 pukul 20:00 WIB, para pegiat sudah mulai berkumpul dan mengawalinya dengan bertawashshul yang dipimpin […]

LIPUTAN SULTHON PENANGGUNGAN EDISI NOVEMBER 2023
Ditandai dengan jalanan yang basah pasca hujan, malam hari itu 25/11/2023 begitu sejuk dengan sapuan angin yang membuat runtuh ganjalan pikiran dan menerobos dinding-dinding hati yang keras hingga diubahnya menjadi lapang saat berada di OTES “Omah Tengah Sawah”, lokasi andalan Sinau Bareng Simpul Maiyah Sulthon Penanggungan Pasuruan. Transisi musim yang labil membuat beberapa pegiat tidak […]

MENTADABBURI ARTI NAMA SULTHON PENANGGUNGAN
Dulu ketika Simbah di Kabupaten Pasuruan beliau menamai perkumpulan teman-teman maiyah di desa Sumbersuko Pasuruan dengan nama Sulthon Penanggungan. Mas Masyhudi Luthfi menceritakan itu pada saya, ketika dulu saya aktif bantu-bantu pegiat simpul Sulthon Penanggungan. Sulthon Penanggungan adalah sesepuh bagi teman-teman Maiyah di pasuruan, termasuk teman Lingkar Maiyah Sedulur Pasuruan. Sulthon artinya Raja atau pemimpin, […]

SILATURAHMI TANPA JEDA SULTHON PENANGGUNGAN PASURUAN
Berapapun jarak yang akan ditempuh untuk kembali pulang ke tempat ujung pusar dikuburkan tidak akan mematikan semangat raga yang bergerak, berpindah, bahkan menetap untuk kembali melihat kampung halaman. Begitu pula semangat para penggiat Simpul Maiyah Sulthon Penanggungan (SP) Pasuruan menikmati kegembiraan riyayan “Lebaran”. Sebagian besar penggiat adalah kaum hijrah yang sudah menetap di Pasuruan. Mulai […]

Cerita dari Semestinya Semesta
Malam itu udara sejuk menyelimuti kawasan Dusun Bumbungan, Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Di tengah suasana malam yang tenang, OTES “Omah Tengah Sawah” kembali menjadi ruang temu bagi hati, pikiran, dan persaudaraan. Tempat sederhana yang dikelilingi nuansa pedesaan itu menjadi saksi berlangsungnya forum Sinau Bareng Maiyah Sulthon Penanggungan dengan tema yang cukup menggugah nalar: […]

Refleksi Ramadlan dan Kesadaran
Kegiatan Maiyah Simpul Sulthon Penanggungan Pasuruan berlangsung dalam suasana khidmat dan reflektif, diawali dengan tawasul yang dipimpin Cak Taufiq. Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Sdr. Hamzah serta lantunan sholawat dari Tim Banjari yang dipimpin Ustadz Luqman. Atmosfer spiritual yang terbangun sejak awal menjadi fondasi penting bagi jamaah dalam memasuki ruang perenungan […]

Manusia Generasi Baru (MGB)
Ramadhan telah pergi, meninggalkan jejak sunyi di hati kita. Sehari penuh lapar, sebulan penuh menahan diri, tapi pertanyaannya; apakah kita pulang dengan jiwa yang ringan, atau masih membawa beban lama? Idul Fitri bukan sekadar hari yang dirayakan. Ia adalah cermin bagi siapa kita sesungguhnya. Apakah kita kembali seperti sebelumnya, atau lahir kembali sebagai manusia baru, […]

Menyemai Kekuatan dan Integritas
Sabtu malam, 28 Februari 2026. Jarum jam menunjukkan pukul 21.00 WIB ketika hujan turun cukup deras di Dusun Bumbungan, Desa Sumbersuko, Kabupaten Pasuruan. Jalanan kecil menuju OTES Omah Tengah Sawah tampak basah oleh guyuran langit sejak sore. Namun hujan malam itu justru seperti menjadi pembuka suasana—menghadirkan kesunyian yang hangat sebelum perjumpaan dimulai. Satu per satu […]

Kode Etik +26
Kadang kita merasa negeri ini baik-baik saja. Masjid ramai, pengajian hidup, doa tidak pernah sepi. Tapi di sisi lain, kita juga sering menyaksikan amanah yang bocor, janji yang ringan diucap tapi berat ditepati, dan ruang digital yang lebih panas daripada ruang tamu kita sendiri. Ada sesuatu yang seperti belum selesai dalam diri kita. Pertanyaannya: apa […]

Shalat: Terapi dari Allah yang Menyembuhkan
Sinau Bareng Jama’ah Maiyah Sulthon Penanggungan kembali digelar pada Sabtu malam, 31 Januari 2026, bertempat di OTES (Omah Tengah Sawah), Pasuruan. Forum bulanan ini berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh keakraban, dengan jamaah yang hadir berasal dari beragam latar belakang usia dan profesi. Tema yang diangkat kali ini, “Mi’raj: Terapi dari Allah”, menjadi ruang refleksi […]

MI’RAJ: TERAPI DARI ALLAH
Ada masa dalam hidup manusia ketika langkah terasa berat, doa terasa pendek, dan dunia terasa terlalu bising. Hati ingin diam, tapi keadaan memaksa berlari. Di saat seperti itulah kita sering lupa: bahwa Allah tidak pernah membiarkan hamba-Nya menanggung beban sendirian. Isra Mi’raj bukan hanya kisah langit, tapi kisah tentang Tuhan yang mendatangi manusia yang sedang […]

MENJAGA TUHAN TETAP TUHAN
Dalam masyarakat yang mengaku religius, mengapa praktik keberagamaan justru sering melahirkan kultus individu? Mengapa kritik terhadap tokoh agama, pemimpin politik, atau figur intelektual lebih mudah memicu kemarahan kolektif dibanding pelanggaran terhadap nilai-nilai ketuhanan itu sendiri? Apakah ini tanda kedewasaan iman, atau justru indikasi bahwa orientasi ketuhanan kita telah bergeser secara halus dari Tuhan kepada manusia? […]

RINGKASAN MAIYAHAN SIMPUL PASURUAN HINGGA FEBRUARI 2025
Setelah tema Batas Suci menjelang akhir tahun 2024 lalu, Lingkar Paseduluran Maiyah Pasuruan tidak aktif berbagi ilmu di assets.mymaiyah.id, dikarenakan saya yang dipasrahi teman-teman submit ke redaktur Maiyah sedang mecotot di Mojokerto ngrumati Simbah saya yang sakit. Alhamdulillah Teman-teman aktif melakukan pendalaman diskusi, hingga bulan Februari kemarin, mulai dari tema Mahallul Qiyam, Lungguh Kursi, Qolbun […]

MULIYO
Napas Ramadhan yang masih tersisa dalam jiwa, semoga akan terus hidup dalam raga yang masih berjuang menempuh kesesatan jalan rimba ujian untuk menemukan jalan kembali kepada Allah SWT. Ada yang menangis tersedak saat meninggalkan Bulan Ramadhan karena merasa masih belum kokoh membawa iman. Ada juga yang belum tuntas meng-akumulasi iman, namun pasca Ramadhan ada yang […]

MULIYO
Napas Ramadhan yang masih tersisa dalam jiwa, semoga akan terus hidup dalam raga yang masih berjuang menempuh kesesatan jalan rimba ujian untuk menemukan jalan kembali kepada Allah SWT. Ada yang menangis tersedak saat meninggalkan Bulan Ramadhan karena merasa masih belum kokoh membawa iman. Ada juga yang belum tuntas meng-akumulasi iman, namun pasca Ramadhan ada yang […]

OPER DOSIS “MENGALIHKAN YANG BERLEBIH”
Malam Bulan Ramadhan ke-13 (Sabtu, 23 Maret 2024) Maiyah Pasuruan Sulthon Penanggungan menggelar Sinau Bareng dengan tema OPER DOSIS yang dimulai tepat jam 21:00 WIB. Sedikit mundur satu jam karena menghormati Sholat Sunnah Tarawih dan witir yang diperjuangkan. Tawashshul dibuka oleh Cak Taufiq dan dilanjutkan membaca surat Ar-Rahman oleh Cak Rohim sebagai tanda pembuka jalan […]

DEMOKREASI
Semakin hari percakapan politik warga negara semakin bising mengisi teras-teras tetangga, beranda sosial media. Bahkan menjadi ajang kompetisi headline portal-portal berita yang kemudian diamplifikasi oleh rakyat bawah di warung-warung kopi yang sesekali tampak sobekan kertas bertuliskan catatan hutang para pelanggan. Generasi-Z yang hampir tidak pernah diajarkan ilmu dasar politik menjadi sasaran empuk para pemburu suara […]

REPORTASE “KEMBANG KEMPIS”
Akhir tahun yang selalu indah karena nuansanya mirip senja dengan kesadaran perenungan diri untuk kembali berpikir dan berevaluasi tentang apa saja yang sudah terjadi. Akhir tahun yang juga selalu memberi ruang berharap untuk tahun-tahun yang akan datang. Bertepatan nuansa tersebut Majelis Masyarakat Maiyah Pasuruan Sulthon Penanggungan mengusung tema “Kembang Kempis” yang bermakna tentang kesetiaan menempuh […]

KEMBANG KEMPIS
Eskalasi para elit politik dalam rangka mempromosikan calon nakhoda Kapal Pesiar Nusantara kian waktu menjadi kian tabu. Aneka gimmick yang mengaburkan sisi otentik menjadikan podium-podium sakral nan akbar menjadi bubar dalam konteks ide dan gagasan. Pertanyaan lantang dari arus bawah selalu terjawab dengan ngambang versi over-normatif yang sulit digariskan pointnya menuju titik substansi akar masalahnya. […]




