Kategori

Mukaddimah

QudrologikaMukaddimah

Qudrologika berangkat dari kesadaran epistemologis bahwa pengetahuan manusia tidak pernah berdiri di ruang hampa. Ia lahir dari perjumpaan antara akal, pengalaman, dan keterbatasan—sementara realitas yang dipahami berada dalam cakupan Qudroh Tuhan yang tak terjangkau sepenuhnya oleh nalar. Dalam kerangka ini, akal bukan sumber kebenaran mutlak, melainkan alat pencari makna yang bekerja di bawah naungan kehendak […]

6 Februari 2026
JUNUN ‘AMALMukaddimah

Junun ‘Amal: Manifestasi Jiwa dalam Karya Di kedalaman falsafah Sunda ataupun nilai ajaran agama, di antaranya ajaran Islam, bekerja bukan sekadar pertukaran tenaga dengan materi, melainkan sebuah laku spiritual yang disebut Junun ‘Amal. Istilah ini melampaui definisi ketekunan biasa; ia adalah sebuah kejujuran “radikal” dalam mempekerjakan diri, di mana hati dan pikiran melebur sepenuhnya hingga […]

29 Januari 2026
NEW YEAR, NEW ME (?)Mukaddimah

Tiap pergantian tahun, kalender berubah. Kita ikut berubah, setidaknya di catatan niat kita sendiri. Resolusi ditulis rapi, harapan disusun tinggi, lalu hidup berjalan seperti biasa: target, cicilan, tuntutan, dan pertanyaan lama yang belum selesai. Dalam cara berpikir Maiyah, new year new me bukan perkara mengganti diri, melainkan ngopeni diri. Bukan meloncat jauh ke depan, tapi […]

28 Januari 2026
LORD MBGMukaddimah

Sejak awal munculnya penetapan kebijakan MBG, ragam kontroversi bermunculan baik yang pro atau pun yang kontra. Bukan bermaksud untuk masuk membela pada sisi salah satunya. Kebijakan MBG sejatinya melahirkan maslahat terhadap pengerak ekonomi negara. Hal tersebut bisa dirasakan langsung oleh masyarakat bawah, mengingat pasca pandemi covid-19 perekonomian dunia tampak terasa lesu. Banyak masyarakat yang akhirnya […]

28 Januari 2026
BEJANA DENGAR: UDZUNUN(W)-WA’IYYAHMukaddimah

Sepasang telinga yang baik tidak diukur dari ketajamannya menangkap bunyi, melainkan dari kelapangannya menampung kebaikan. Namun kebaikan bukanlah sesuatu yang tunggal. Ia hadir dalam banyak wajah: ada kebaikan yang menenangkan, ada yang menantang; ada yang terasa benar menurut selera, ada pula yang benar meski terasa berat. Bahkan di dalam diri manusia sendiri, kebaikan sering kali […]

28 Januari 2026
MI’RAJ: TERAPI DARI ALLAHMukaddimah

Ada masa dalam hidup manusia ketika langkah terasa berat, doa terasa pendek, dan dunia terasa terlalu bising. Hati ingin diam, tapi keadaan memaksa berlari. Di saat seperti itulah kita sering lupa: bahwa Allah tidak pernah membiarkan hamba-Nya menanggung beban sendirian. Isra Mi’raj bukan hanya kisah langit, tapi kisah tentang Tuhan yang mendatangi manusia yang sedang […]

28 Januari 2026
JAGAD NGELMUMukaddimah

Dalam rangka memperingati hari lahir Masyarakat Maiyah Cirrebes yang ke-8, momentum ini tidak hanya menandai bertambahnya usia, tetapi juga pendalaman makna perjalanan—delapan tahun menapaki jagad ngelmu sebagai ladang tumbuh kesadaran, tempat ilmu tidak berhenti di pikiran, melainkan menjelma laku, mematangkan kerendahan hati kepada Allah, dan menguatkan ikhtiar mencintai Rasulullah dalam setiap denyut kehidupan. وَمَا أَرْسَلْنَاكَ […]

28 Januari 2026
TABIAT INSIDE: GENETIKA AKHLAKMukaddimah

Tabiat adalah sesuatu yang kerap menampakkan diri apa adanya. Ia muncul tanpa topeng, tanpa basa-basi, dan tanpa upaya pencitraan. Kadang sulit ditebak, bukan karena kamuflase atau muslihat, melainkan karena ia bekerja dari lapisan terdalam diri manusia. Dalam kondisi tertentu, sikap yang lahir dari tabiat justru menjadi pembatas keselamatan. Upaya menjaga kesopanan sering kali muncul dari […]

27 Januari 2026
TAKLIFIMukaddimah

Taklifi sering terdengar sebagai beban, pembebanan. Seolah ada amanah yang dijatuhkan, lalu manusia diminta memikulnya begitu saja. Dalam pengertian awal, taklifi memang lahir dari hukum (Al-Ahkam At-Taklifi): wajib, sunnah, mubah, makruh, dan haram. Ia mengatur perbuatan agar hidup tidak saling melukai. Namun Mbah Nun mengajak melihat lebih dalam. Taklifi tidak berhenti pada perbuatan, tetapi bergerak […]

26 Januari 2026
NGABUDAYAMukaddimah

Budaya sudah mengalami degradasi makna yang perlahan tercerabut dari akar pengertiannya. Bisa dibuktikan, ketika mendengar kata budaya pasti asosiasi yang muncul hanya terbatas pada seni pertunjukan seperti Reog Ponorogo, jathilan, ludruk, atau dalam bentuk arsitektur seperti candi atau tempat-tempat bersejarah yang memiliki makna. Tidak salah berpikir seperti itu. Namun, lebih tepatnya semua simbol dan kesenian […]

25 Januari 2026
ARKETIPAL POSISIMukaddimah

Bagi sebagian yang terlatih dengan optimis hingga menjadikan dirinya apatis, sering kali melihat linieritas suatu fakta sebagai kebenaran tunggal yang berlaku mutlak. Maka tidak mengherankan bila dengan keyakinan tersebut menganggap bahwa dalam suatu pencapaian, posisi adalah kunci utamanya hingga secara totalitas meyakini bahwa posisi menentukan prestasi. Sehingga baginya adalah wajar kiranya bila posisi yang dianggap […]

23 Januari 2026
JUTULMukaddimah

Kalau ada orang tombok nomer togel dan angkanya keluar di undian itu namanya tembus. Tapi disini tidak akan membahas bagaimana cara mengutak-atik nomor agar tembus togel, apalagi itu dilarang negara juga agama. Istilah tembus dalam bahasa lain adalah JUTUL. Kita punya harapan dan cita-cita, tentunya kita keinginan Jutul atau terwujud. Begitu pula dengan doa yang […]

22 Januari 2026
MUNKAR KESINGSALMukaddimah

Sering kali kata “munkar” kita definisikan begitu saja sebagai suatu norma yang sudah jelas salah, tanpa pernah dibedah lebih dalam. Pemahaman yang kurang komprehensif ini justru berpotensi menyeret kita pada penyempitan makna. Ketika sebuah kata tidak terus didiskusikan, dipertanyakan, dan ditumbuhkan melalui sudut pandang baru, maka ia berhenti menjadi nilai hidup dan sekedar jadi label […]

22 Januari 2026
HUBBUL QAHWAH MINAL IMANMukaddimah

Akhir-akhir ini dunia tengah riuh. Banyak suara saling bersahut-sahutan, klaim kebenaran berlomba menjadi yang paling diamini. Ada negara adidaya yang merasa sah menculik presiden negara lain. Ada komedian yang yakin sentilannya adalah bentuk keberpihakan paling benar. Entah di dalam negeri maupun luar, di mana-mana orang merasa benar, dan wajib diamini pembenarannya. Di tengah kebisingan itu: […]

20 Januari 2026
POHON PATERNALISMEMukaddimah

Di kampung kesadaran kita, rasanya ada yang perlu kita luruskan bersama tentang cara bertani. Bukan bertani padi, kelapa, atau sawah, tapi bertani manusia. Kita mendirikan ormas, organisasi, jamaah, komunitas dengan niat menjadi ruang semai. Namun pelan-pelan, tanpa sadar, ruang-ruang itu berubah menjadi kebun milik pribadi. Benih kesadaran ditanam bukan supaya tumbuh merdeka, melainkan supaya kelak […]

19 Januari 2026
ARSITEKTUR JIWAMukaddimah

Setiap hari, pikiran sadar kita memainkan peran sebagai sutradara yang percaya diri, mengira dialah yang mengendalikan alur cerita hidup. Namun, benarkah demikian? Bagaimana jika kita sadar bahwa 90% dari tindakan, kepercayaan, dan ketakutan kita justru digerakkan oleh sang dalang tak terlihat: pikiran bawah sadar? Ia menyusun skenario dari memori yang terlupakan, trauma yang dikubur, dan […]

16 Januari 2026
RUANG PERBEDAANMukaddimah

Jika akan bepergian ke suatu kota lantas naik bus, kita tidak perlu tau niat setiap penumpang mengapa menuju kota tersebut. Tidak perlu usil mencatat alasan kenapa orang jadi seperjalanan menuju kota itu. Kita hanya perlu menjaga adab selama perjalanan, tidak mengganggu penumpang lain, tidak merusak fasilitas bus, dan mengganggu sang sopir. Utamanya malah harus bisa […]

15 Januari 2026
DRAMATURGI BENCANA EKOLOGIMukaddimah

RELEGI EDISI JANUARI 2026 DRAMATURGI BENCANA EKOLOGI LAKON SALAH URUS ATAU SKENARIO PEMBIARAN YANG DISENGAJA ? Apakah bencana ekologi yang kita saksikan hari ini hanyalah sebuah kebetulan alamiah? Ataukah ia merupakan sebuah lakon yang telah disusun rapi dalam naskah keserakahan dan pembiaran? Mari melingkar dan membedah “Dramaturgi Bencana Ekologi”. Kita akan mencari tahu: apakah ini […]

12 Januari 2026
NANDUR TRESNOMukaddimah

Kita sering mengeluh tentang zaman yang kering kasih sayang, seolah dunia semakin gaduh oleh kebencian, saling mencurigai, dan kelelahan hati. Namun jarang kita bertanya: sudahkah kita menanam cinta hari ini? Sudahkah kita nandur tresno, atau kita hanya sibuk memanen luka? Cinta bukan warisan. Ia bukan sesuatu yang turun dari langit begitu saja. Tresno itu benih […]

12 Januari 2026
ELING LAN WASPADAMukaddimah

“Eling” artinya ingat. Apa dan siapa yang diingat, kapan dan dimana kita ingat, kenapa dan bagaimana cara kita mengingat, pasti sangat luas konteksnya. Kita fokuskan untuk ingat, betapa Allah telah begitu bermurah hati kepada Paseban Majapahit. “Waspada” artinya hati-hati. Letak dan penerapannya tak kalah luas dengan kata eling itu sendiri. Kita terus berusaha untuk selalu […]

9 Januari 2026

Menampilkan 121-140 dari 432

Previous
/ 22
Next
HOME