
Hasil untuk "Semesta"
Ditemukan 21 hasil (20 artikel, 1 simpul).
Simpul Terkait

Artikel Terkait

Cerita dari Semestinya Semesta
Malam itu udara sejuk menyelimuti kawasan Dusun Bumbungan, Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Di tengah suasana malam yang tenang, OTES “Omah Tengah Sawah” kembali menjadi ruang temu bagi hati, pikiran, dan persaudaraan. Tempat sederhana yang dikelilingi nuansa pedesaan itu menjadi saksi berlangsungnya forum Sinau Bareng Maiyah Sulthon Penanggungan dengan tema yang cukup menggugah nalar: […]

Semestinya Semesta
Kita hidup di zaman yang berisik, bukan karena dunia kekurangan suara, tetapi karena terlalu banyak gema yang saling bertabrakan. Dunia maya menjelma seperti pasar tanpa malam, sangat riuh, cepat, dan seringkali dangkal. Di sana, nilai manusia direduksi menjadi angka, para pengikut menjadi tepuk tangan, dan popularitas diangkat menjadi otoritas. Perlahan tapi pasti, kita mulai menukar […]

MERAJUT SEMESTA DARI SERPIH-SERPIH HARAPAN KECIL
Ada sebuah rahasia kecil di balik keagungan semesta ini: ia tumbuh dari benih-benih yang kecil. Sebuah pohon beringin raksasa, yang akarnya mencengkeram bumi dan dahannya memayungi banyak kehidupan, berawal dari biji kecil yang jatuh di tanah. Begitu juga dengan perubahan besar dunia ini, selalu dimulai dari lingkup kecil yang kita sebut lingkungan. Namun, keyakinan adalah […]

Menyusuri Semesta Maiyah
Semakin ke sini, waktu bukan lagi berjalan, tetapi berlari. Setahun berlangsung amat singkat. Kilat. Tak terasa, 2022 telah purna. Dan kini langkah kita telah memasuki halaman pertama di tahun 2023. Seiring bertambahnya angka tahun, tambah pula digit usia kita. Itu menurut kacamata awam manusia. Kacamata Tuhan malah sebaliknya. Jatah usia kita di dunia justru telah […]

Peringati Ulang Tahun Ke-6, Simpul Maiyah Semesta Teguhkan Ilmu Penghidupan
Menapaki usia yang ke 6 tahun, simpul Maiyah Lamongan mencoba merefleksikan rasa syukur dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial, di antaranya workshop-workshop dan dipuncaki dengan gelaran Sinau Bareng dengan tema “Ngenam Syukur”. Melengkapi sinau bareng yang digelar setiap akhir bulan, untuk moment ulang tahun kali ini Semesta lebih menekankan pembahasan tentang ilmu penghidupan, setelah sebelumnya banyak […]

Maiyah Sebagai Jalan Pemberadaban
Malam itu jamaah bergantian berdatangan disambut tuan rumah, Gus Ishom. Maiyahan diawali dengan tawasshulan dan sholawat, menyambungkan pikiran dan hati, larut kedalam frekuensi maiyah. Mas Rizal membuka diskusi dengan membaca ulang mukaddimah Utang Peradaban dan mencoba menggali dari pertanyaan mendasar. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan peradaban? Selama ini, ukuran kemajuan sering berhenti pada hal-hal yang […]

Tuhan, Alam, dan Manusia: Tritunggal Realitas Kehidupan dalam Pandangan Kecerdasan Kosmik
Manusia adalah makhluk lemah penuh kekurangan di satu sisi, tetapi diciptakan dengan potensi paling sempurna di sisi yang lain. Yang jelas manusia adalah bagian terpenting dari keluarga besar alam semesta. Muhammad Zuhri dalam sebuah puisinya menuliskan lirik berikut: Bermilyar tahun Semesta dalam keadaan tak sadar akan dirinya dan ketika ia sadar akan dirinya manusialah wujudnya. […]

Numbuhke Minat Lan Bakat
Setiap manusia dianugerahi potensi yang tersimpan di dalam dirinya. Namun tidak semua potensi langsung tampak dan berkembang. Ada yang masih berupa benih, ada yang sedang bertunas, dan ada yang menunggu saat yang tepat untuk bertumbuh. Sering kali kita bertanya, “Apa bakat saya?” Padahal sebelum bakat dikenali, sering kali hadir terlebih dahulu sesuatu yang lebih halus, […]

Lembaga Swadaya MasyaAllah
Di alam semesta, tidak ada organisme yang hidup sendirian. Sel-sel membentuk jaringan, jaringan membentuk organ, organ membentuk tubuh. Setiap bagian memiliki fungsi yang berbeda, tetapi semuanya bekerja dalam satu tujuan: menjaga kehidupan. Begitu pula organisasi. Ia sesungguhnya hanyalah pemadatan dari banyak organisme: manusia-manusia dengan pengalaman, watak, pengetahuan, dan sudut pandang yang beragam. Perbedaan bukanlah cacat […]

Kesadaran Pijakan Cinta
Tumpeng nasi kuning dan peluncuran Buletin Cirrebes edisi perdana menghadirkan warna yang berbeda dalam rutinan Maiyah bulan Mei tahun ini. Keduanya menjadi simbol rasa syukur kepada Allah Swt. karena telah menghadirkan Mbah Nun dan Maiyah dalam kehidupan kita bersama. Rasa syukur tersebut kemudian menumbuhkan niat, tekad, dan doa yang termuat dalam tema maiyahan malam itu, […]

73 Tahun Transmisi Cahaya Nusantara
Sebelum langit dibentangkan, sebelum waktu mengenal detiknya, sebelum bintang-bintang menemukan nyalanya, para arif dalam jalan tasawuf mengisahkan bahwa semesta bermula dari sebuah kerinduan Ilahi. Sebuah kehendak agung yang sering dinukil dalam kalimat suci: “Aku adalah perbendaharaan tersembunyi, Aku ingin dikenal, maka Kuciptakan makhluk agar mereka mengenal-Ku.” Maka dari kehendak untuk dikenali itulah, cahaya pertama dipancarkan. […]

Cerita dari Hayati Menghayati
Kamis malam Jum’at, 30 April 2026, Majelis Tawashulan dan Sinau Bareng rutin kembali digelar di Lamongan. Suasananya sederhana, hangat, dan cair. Sejak awal hingga menjelang Subuh, suasana Majelis terasa hidup. Obrolan ringan perlahan-lahan menjadi ruang tafakkur dan tadabbur bersama. Dulur-dulur yang hadir saling melempar gagasan, cerita pengalaman, hingga perenungan yang mendalam. Tidak ada sekat antara […]

Cerita AI Tentang Sejarah Tandur lan Wangsa
Suasana malam minggu di bulan Apit (Dzulqo’dah) ini tampaknya memberi impak pada perjalanan beberapa jemaah untuk melingkar tepat waktu. Sepanjang jalan dari arah Semarang bawah terdapat banyak perhelatan penduduk dan bahkan beberapa titik digelar Pakeliran Wayang Kulit, karena biasanya di bulan Apit banyak daerah melaksanakan tradisi Kadeso. Namun, meski demikian, peserta tetap relatif hadir tepat […]

Algoritma Muhammad
Pernah merasa hidup makin rumit karena terlalu banyak dipikirkan, tapi justru makin nggak menemukan arah? Di tengah dunia yang serba cepat, bising, dan penuh distraksi—kita sering bereaksi sebelum memahami, memutuskan sebelum menimbang, dan akhirnya terjebak dalam overthinking yang melelahkan. Lalu, bagaimana jika kita kembali pada satu “algoritma” yang telah teruji oleh zaman? Algoritma Nabi Muhammad—sebuah […]

Semua Teman adalah Lawan Sebagai Pemicu untuk Fastabiqul Khairat
Malam itu tidak ramai. Hanya dua belas orang yang masih setia hadir, menjaga istiqamah dalam lingkaran kecil Sinau Bareng. Di tengah kesederhanaan itulah suasana justru terasa hangat dan intim—cukup untuk menyalakan percakapan yang pelan, tapi dalam. Mas Feri membuka forum seperti biasa. Ia memulai dengan mukaddimah sebagai pengantar, sekaligus pemantik diskusi. Kalimat-kalimat awal itu tidak […]

Belajar Menjadi Glitch in the Matrix
Sabtu, 14 Maret 2026, ba’da tarawih. Suara tadarus Al-Qur’an bersahutan dari beberapa masjid dan mushola. Pada saat yang sama, para sedulur Maiyah Pasuruan telah berkumpul di Omah Suket, tempat maiyahan kali ini digelar. Tadarrus Zaman menjadi tema Sinau Bareng malam itu. Suasananya terasa santai. Diskusi ditemani suara gemericik air dari kolam koi yang berada di […]

Aktivasi Ayatullah
Dalam momentum apa sebenarnya kita menyadari bahwa Din Al-Islam itu penting? Tentu dalam konteks ini, berislam bukan sekadar merasa paling benar atau “kepedean”, melainkan sebuah sikap. Meskipun Tuhan telah menegaskan bahwa tidak ada paksaan dalam beragama, para pewaris Nabi tak henti-hentinya menyuarakan pesan suci. Sayangnya, kita sering kali masih sibuk mengotak-ngotakkan, melakukan framing, hingga mengalami […]

Cerita dari Upa Angkara
HUJAN turun hampir sepanjang hari, bahkan semakin deras menjelang acara dimulai—seolah berkah ditumpahkan tanpa jeda pada hari itu. Menjelang malam, hujan akhirnya mereda, memberi kesempatan para penggiat untuk kembali merapikan area tenda dan panggung Kenduri Cinta di Plaza Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki. Satu per satu jamaah mulai berdatangan; sebagian masih menenteng payung yang basah, […]

Kepemimpinan Sulbi
Jauh sebelum raga menyentuh bumi dan hiruk-pikuk kekuasaan diperdebatkan, setiap jiwa telah menandatangani kontrak purba di alam Sulbi. Sebuah ikrar tauhid di hadapan Sang Maha Cahaya: “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Kita menjawab, “Betul, kami menjadi saksi.” Inilah akar kepemimpinan yang sesungguhnya—sebuah amanah untuk memimpin diri sendiri agar tetap setia pada jalur kepulangan. Di tengah krisis […]

Tiwikrama
Dalam kisah Kresna Duta, kita mengenal sebuah peristiwa yang tampak sederhana, tetapi sesungguhnya menyimpan ketegangan batin yang luar biasa. Kresna datang ke Hastinapura bukan sebagai panglima perang, melainkan sebagai utusan damai. Ia berbicara dengan kata-kata yang tertata, dengan niat yang jernih: mencegah perang, menghindari tumpahnya darah di Padang Kurusetra. Namun kita juga tahu, di balik […]




