
Hasil untuk "Suluk Surakartan"
Ditemukan 19 hasil (18 artikel, 1 simpul).
Simpul Terkait

Artikel Terkait

MBAH NUN MENYAMBANGI ANAK-CUCU JAMAAH MAIYAH SULUK SURAKARTAN
Di awal bulan Ramadhan 1444 H, semalam (Jumat, 24 Maret 2023) Mbah Nun hadir menjumpai teman-teman penggiat dan jamaah Majelis Ilmu Maiyah Suluk Surakartan Surakarta. Kebetulan Suluk Surakartan sedang menggelar rutinan Sinau Bareng mereka edisi ke-69. Acara berlangsung di area workshop perusahaan FMWood yang juga merupakan homebase Suluk Surakartan di Jalan Tanjunganom No. 11 Kwarasan […]

Keseimbangan
Keseimbangan bukanlah sebuah hasil akhir atau titik henti dan ia tidak pernah hadir secara tiba-tiba, Keseimbangan adalah sebuah garis yang mesti kita perjuangkan dan kita tempuh secara sadar dan terus menerus. Dalam ruang Sinau Bareng dan Taddabbur ini, kita diajak untuk terus mengolah kebenaran subjektif masing-masing agar tidak berhenti disitu saja. Melalui ruang ini kita […]

CERITA DARI MUNKAR KESINGSAL
Malam Sabtu Legi, 23 Januari 2026, menjadi penanda Tadabbur Suluk Surakartan pertama di tahun ini. Edisi ke-102 terasa istimewa dengan hadirnya dua Redaktur Maiyah, Mas Jamal dan Mas Helmi. Kehadiran mereka bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi momentum sambung rasa dan sambung asa bagi jamaah suluk surakartan dalam ruang sinau bareng yang hangat serta penuh keterbukaan. […]

MUNKAR KESINGSAL
Sering kali kata “munkar” kita definisikan begitu saja sebagai suatu norma yang sudah jelas salah, tanpa pernah dibedah lebih dalam. Pemahaman yang kurang komprehensif ini justru berpotensi menyeret kita pada penyempitan makna. Ketika sebuah kata tidak terus didiskusikan, dipertanyakan, dan ditumbuhkan melalui sudut pandang baru, maka ia berhenti menjadi nilai hidup dan sekedar jadi label […]

MENYELAMI MAKNA KUNANG-KUNANG
Puji syukur kepada Tuhan, pada bulan Februari kali ini jamaah Maiyah Suluk Surakatan masih bisa duduk melingkar bersama dalam rangka sinau bareng. Meskipun kondisi negara sedang tidak baik-baik saja, tapi tidak menyurutkan niat jamaah untuk tetap bertemu dan saling menyedekahkan ilmu. Diskusi pada edisi ke 91 ini para penggiat mengambil judul “Kunang-kunang”, suatu kata agar […]

KUNANG-KUNANG
“Orang Maiyah terang dalam kegelapan, kaya dalam kemiskinan.” Kalimat itu tertulis di sampul salah satu buku Mbah Nun, menemani perjalanan bagi mereka yang menempuh hidup dan menambal kekosongan makna yang telah dialami. Dalam buku itu juga tertulis, “Orang Maiyah adalah orang hidup yang menghidupi kehidupan dengan tuntas menjalaninya, merenunginya, menghayatinya, menangisinya, dan menertawakannya.” Ada sesuatu […]

SANG PENGASUH
Awal tahun 2025 masih dihiasi hujan. Di tengah rintik yang jatuh di bumi, kita kembali bertemu dalam majelis ilmu Maiyah Suluk Surakartan Surakarta edisi ke-90. Edisi kali ini mengusung tema “Yoni”, yang dalam mukadimah dijelaskan sebagai lambang feminisme, simbol pengasuhan, perpanjangan dari bentuk cinta dan kasih sayang. Pukul 21.00 WIB, Alan, selaku moderator, menyapa jamaah […]

YONI
Yoni, dalam tradisi kuno, lebih dari sekadar simbol feminin berbentuk lubang oval atau lingkaran yang melambangkan organ reproduksi wanita. Simbol ini membawa makna mendalam tentang konsep pengasuhan, kelahiran, dan keberlanjutan kehidupan. Melampaui interpretasi fisiknya, yoni merepresentasikan energi memelihara dan mengasuh yang menjadi fondasi keberlangsungan semesta, sebuah prinsip yang bahkan dapat kita refleksikan dalam berbagai dimensi […]

LINGSEM, YANG TERASA TAPI TAK KASAT MATA
Puji syukur kepada Tuhan, di penghujung tahun 2024 simpul Maiyah Suluk Surakartan masih diberi kemudahan untuk melingkar bersama dalam rangka sinau bareng. Udara dingin yang menyelimuti Solo Raya tidak menghalangi jamaah untuk saling bertatap muka dan bertukar pikiran. Diskusi pada edisi ke-89 ini, para penggiat mengambil judul “Lingsem”, suatu kata yang mungkin kurang familiar di […]

LINGSEM
Manusia memiliki sesuatu yang sangat halus, lembut, dan sering kali tak kasat mata, sesuatu itu sering disebut “martabat”. Hal ini tidak selalu terucap, tetapi kehadirannya sangat terasa. Rasulullah SAW pernah bersabda: “Setiap Muslim dengan Muslim yang lain itu haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya” (HR. Muslim). Pesan ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan hubungan antarmanusia. Kehormatan […]

PITU
Bergantinya angka usia sebuah komunitas adalah momen yang tepat untuk melakukan refleksi perjalanan yang telah dilalui bersama. Judul “Pitu” (tujuh) dipilih untuk edisi ulang tahun ke-7 Simpul Maiyah Suluk Surakartan. Di samping melakukan refleksi bersama, dalam edisi ini kita akan melakukan tadabbur terhadap angka tujuh yang harapannya dapat memberikan spirit baru bagi ruang tumbuh yang […]

WAKAFA, MENCUKUPI KEBUTUHAN MUSIKAL (SEBUAH REVIEW)
Begini. Anggap saja ini review yang ditujukan kepada album musik terbaru dari Emha Ainun Nadjib dan KiaiKanjeng. Untuk sementara anggap saja begitu. Karena, jujur, dari sekian album yang telah dikeluarkan Mbah Nun dan KiaiKanjeng, tidak pernah, atau belum pernah sekalipun saya dengarkan secara utuh sampai selesai. Apa sebab, belum ketemu juga sebabnya. Karena mungkin pengetahuan […]

KESADARAN KOORDINAT
Ada yang sangat-sangat special di sinau bareng rutin setiap Jumat Keempat Suluk Surakartan edisi ke 69 kali ini, yaitu kerawuhan Mbah Nun. Ini adalah pertama kalinya Mbah Nun hadir langsung di tempat sinau bareng Suluk Surakartan, yang berlokasi di pabrik FM Wood, Jalan Tanjunganom 11. Seminggu sebelumnya, perasaan yang campur aduk antara bahagia, kegembiraan yang […]

WA LAA TANSA, WAKAFA = JANGAN LUPA, CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI SAKSI HIDUP KITA
Pada edisi ke-69 (Jumat, 24 Maret 2023), Majelis Maiyah Suluk Surakartan kerawuhan sekaligus dibersamai oleh Mbah Nun. Setelah 5 tahun lamanya, akhirnya Simbah berkesempatan kembali bersua dengan anak-cucunya di wilayah Surakarta dan sekitarnya. Kebetulan, usia Simbah saat ini pada rentang 69 tahun. Jadinya pas. Jodoh. Terkait jodoh, ada secuil kisah menarik sebelum kami berangkat dari […]

WA LAA TANSA
Baru-baru ini kita dihujani kabar tentang segelintir orang yang bergaya hidup mewah. Harta mereka yang dipamerkan di medsos membuat rakyat Indonesia seperti makan nasi sayur dengan satu sendok garam: tidak enak. Tampak sekali bahwa komposisinya tidak pas. Karena setiap hari kita masih mudah menemukan tunawisma di tepi jalan. Guna meredakan rasa tidak enak itu, kita […]

NGAJENI DHUWIT
Sluku-sluku bathok Bathoke ela-elo Si Rama menyang Sala Leh-olehe payung montho Mak jenthit lololobah Wong mati ora obah Yen obah medeni bocah Yen urip goleka dhuwit Tembang ini tidak asing di telinga kita. Meski sekarang jarang dinyanyikan, tetap saja ingatan liriknya nempel di kepala. Sampai di sini, tembang tersebut menyinggung soal uang (dhuwit). Orang hidup […]

JEJAK ADAB SANG MARJA’
Pagi-pagi di awal tahun 2023, Jumat, 20 Januari, Jamaah Maiyah mendapatkan kabar duka. Marja’ Maiyah, KH. Ahmad Fuad Effendy atau Mbah Fuad dipanggil oleh Allah Swt. Beliau adalah Marja’ Maiyah yang dikenal dengan sikap rendah hati dan pengayomannya dalam menemani jamaah mentadabburi Al-Quran. Pengajian Padangmbulan yang diasuhnya bersama Mbah Nun adalah tonggak bermulanya Maiyah. Kepergiaan […]

KARENA LETTO, UNTUK SEMENTARA SAYA MUHAMMADIYAH
Perjalanan membawa saya sebagai bagian sangat kecil dari Muhammadiyah. Bisa dikata, untuk sementara ini saya warga Muhammadiyah. Itu pun dengan catatan Muhammadiyah pasti tidak tahu kalau punya warga seperti saya. Kalaupun tahu, mungkin sulit untuk mendapatkan validasi bahwa saya adalah warga Muhammadiyah. Karena blas tidak ngerti apa itu Muhammadiyah. Apa saya nadhiyin, NU? Bukan juga. […]




