Hasil untuk "mukaddimah Panglawungan Rasa"
Ditemukan 7 hasil (6 artikel, 1 simpul).
Simpul Terkait
Artikel Terkait

Hanyakal
“Hanyakal” adalah sebuah kata yang menggambarkan keadaan ketika segala sesuatu terasa tidak lagi berada pada tempatnya. Nilai bertukar dengan kepentingan, amanah berganti ambisi, dan kejujuran sering kali dikalahkan oleh keuntungan. Hanyakal bukan hanya tentang negara yang gaduh, tetapi juga tentang manusia yang mulai kehilangan arah dalam memaknai hidup. Hari ini kita menyaksikan banyak ironi. Korupsi […]

Ruang Kemanusiaan Emha
Di tengah deru zaman yang kian bising dan gersang akan ketulusan, kehadiran Muhammad Ainun Nadjib atau yang dengan takzim kita sapa Mbah Nun, berdiri kokoh sebagai oase yang menyejukkan. Beliau bukan sekadar tokoh yang melintas di panggung kebudayaan, melainkan sebuah kompas rasa yang mengajarkan bagaimana semestinya manusia menata hatinya. Bagi segenap pencari keteduhan di Majelis […]

Gung Ruang Gung Jati
Pada dasarnya fitrah manusia selalu berkeinginan suci dan secara kodrati cenderung pada kebenaran (hanif). Dengan kesadaran atau pikirannya, manusia selalu menginginkan sesuatu yang lebih baik begitu pun seterusnya. Manusia akan berupaya membuat hidupnya berharga atau bisa dianggap berharga bagi sekelilingnya, mengeksplorasi diri melalui tindakan dan berbagai kegiatan. Sistem kehidupan manusia pun selalu berkembang dari waktu […]

Lebaran: Jalan Pulang antara Laburan, Leburan, dan Liburan
Dalam pengajian ala Emha Ainun Nadjib, kata bukan cuma bunyi, melainkan pintu masuk ke kesadaran. “Lebaran” sering kita pahami sebagai hari raya, tetapi secara batin, ia adalah momen “usai”. Selesai dari perjalanan panjang menahan diri. Lebaran bukan titik akhir. Melainkan ambang baru: apakah kita benar-benar selesai dari nafsu, atau hanya selesai dari jadwal puasa? Lalu […]

KADUNGSANG‑DUNGSANG
Sebuah getar sunyi yang menembus relung hati–bukan semata ratap, tetapi panggilan kosong yang merindu pijakan makna. Dlm basa Sunda, kadungsang‑dungsang meramu kegersangan jiwa, mengoyak rasa yang terombang, terserak, tanpa pegang pada akar nilai. Jika kita menyaksikannya dlm kancah sosial‑politika, inilah nyanyian hati kolektif yang kehilangan napas: kebijakan bagai bayang‑bayang, pelayanan tanpa keramahan, dan nurani yang […]

SANDARAN HATI
Pada 29 Agustus 2024 di Panglawungan Rasa kita berkumpul dengan hati yang penuh rasa syukur untuk merayakan satu tahun perjalanan bersama. Perjalanan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi sebuah upaya bersama dalam mencari kebenaran, kebaikan, dan keindahan dalam setiap aspek kehidupan. Malam ini, tema yang kita renungkan adalah “Sandaran Hati,” yang merujuk pada lagu indah dari […]




