
Samarinda, Balikpapan, Bontang, Sangatta, Kalimantan Timur
Ma’syar Mahamanikam
Masyarakat Negeri Maiyah Samarinda
Ditemukan 18 hasil (17 artikel, 1 simpul).

Samarinda, Balikpapan, Bontang, Sangatta, Kalimantan Timur
Masyarakat Negeri Maiyah Samarinda

Tidak ada perbedaan melainkan membawa rahmat. Begitu pula yang dirasakan sebagian penggiat Simpul Maiyah Ma’syar Mahamanikam Samarinda Kalimantan Timur. Sebagian dengan kedaulatan berlebaran setelah menjalankan puasa Ramadan selama 29 hari dan melaksanakan shalat Idul Fitri di hari Jum’at 21 April 2023. Dijalani dengan kemesaraan. Tetap menjaga adab terhadap saudara-saudara di hari itu yang masih menjalankan […]

Tulisan ini merupakan refleksi (dan reportase) atas tema Sinau Bareng rutin teman-teman Ma’syar Mahamanikam pada Oktober 2025 silam. Tema yang diangkat adalah Garuda Sejarah. Sesuai tema, ada 2 kata yang perlu kita tadabburi yakni “Garuda” dan “Sejarah”. Kalau misal judulnya adalah “Sejarah Garuda”, berarti fokus yang kita bahas itu sejarah tentang garuda. Dalam konteks keindonesiaan, […]

Momentum bulan kelahiran Muhammad bin Abdullah selalu membawa kegembiraan. Pun empat belas abad setelahnya. Kelahiran manusia kekasih Allah SWT. Manusia yang merupakan perwujudan cinta yang seimbang. Mewujudnya kelembutan cinta kasih dalam perilaku kemanusiaan. Contoh paripurna sebagai modal utama menjalani kehidupan. Maiyahan Ma’syar Mahamanikam terlaksana pada 27 Rabi’ul-Awal 1447 H/20 September 2025 M masih dalam suasana […]

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ Duhai Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan. Momentum pergantian tahun masehi 2025 juga bersamaan memasuki bulan Rajab 1446 H. Satu dari empat bulan mulia (haram), Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Rajab bulan Istighfar. Perlu dibangun kesadaran atas apa-apa […]

Beriringan Ramadhan dan Syawal. Ruang belajar mengendalikan dan ruang memaafkan. Waktu di ruang belajar pengendalian telah usai, tiba waktunya secara sadar berpindah ke ruang maaf. Ruang yang Allah adakan untuk manusia kembali ke kesucian. Menghapus coretan, goresan, dan noda dengan saling maaf dan memaafkan. Nuansa perubahan hati terjadi ketika pertemuan dengan orang tua, saudara, dan […]

Mensyukuri lima tahun majelis masyarakat maiyah ma’syar Mahamanikam, 20 November 2023. Keberlangsungan selama ini merupakan bentuk hidayah Allah kepada siapa saja yang membersamai. Hidayah berbentuk istiqomah. Mensyukuri ini dengan kesadaran akan ada lima tahun berikutnya untuk dijalani dengan kewaspadaan. Merespon zaman penuh kepalsuan yang memang diupayakan melunturkan kemanusiaan. Dalam kesunyian, merawat nalar, bergerak dengan kesadaran. Tidakkah […]

(Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan bagi kalian) dapat dibaca iswatun dan uswatun (yang baik) untuk diikuti dalam hal berperang dan keteguhan serta kesabarannya, yang masing-masing diterapkan pada tempat-tempatnya (bagi orang) lafal ayat ini berkedudukan menjadi badal dari lafal lakum (yang mengharap rahmat Allah) yakni takut kepada-Nya (dan hari kiamat dan dia […]

Sembuh, keniscayaan yang memang dituju manusia kala sadar dengan sakit yang dirasa. Setiap rasa sakit yang dirasa manusia di jasmani atau di rohani membuat manusia semakin berkembang dalam proses pengenalan terhadap semesta kemanusiaan khususnya di ruang kesehatan. Sakitnya jasmani cenderung lebih mudah didiagnosis. Membuat manusia dengan cepat memiliki mekanisme yang harus ditempuh untuk mencapai kesembuhan. […]

Edisi ke 78, Februari 2026/Ramadlan 1447 H, Majelis ‘Ilmu Muhammad Ainun Najib Ma’syar Maiyah Mahamanikam tidak di Samarinda. Alhamdulillah terlaksanan di Desa Bukit Raya, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara. Julak Haris sapaan akrab kami kepada beliau yang menjadi tuan rumah di Sinau Bareng kali ini. Maiyahan “ditarik” ke arah Tenggarong berjarak tempuh 45 menit dari Samarinda. […]

Sandang, pangan, papan dalam khazanah Maiyah yang sering Mbah Nun sampaikan bukanlah urutan kebutuhan ekonomi semata, melainkan urutan prioritas martabat kemanusiaan. Mbah Nun mendekontruksi pemahaman umum yang menganggap bahwa makan (pangan) adalah utama untuk hidup. Padahal jika manusia hanya mengejar makan ia tidak beda dengan hewan. Sandang menjadi utama, bentuk Martabat dan Identitas. Membedakan manusia […]

Jika akan bepergian ke suatu kota lantas naik bus, kita tidak perlu tau niat setiap penumpang mengapa menuju kota tersebut. Tidak perlu usil mencatat alasan kenapa orang jadi seperjalanan menuju kota itu. Kita hanya perlu menjaga adab selama perjalanan, tidak mengganggu penumpang lain, tidak merusak fasilitas bus, dan mengganggu sang sopir. Utamanya malah harus bisa […]

Berhenti sebelum kenyang. Mengambil seperlunya. Tidak mengambil hak orang lain. Tidak menjatuhkan harkat martabat orang lain. Tidak serakah. Tidak rakus. Mampu menahan diri. Piawai menemukan keseimbangan hidup. Menjaga keamanan sekeliling. Semua tindakan terpuji dilakukan manusia karena menyadari kesejatian dan kembali ke kesejatian. Sejatinya manusia diciptakan dari yang baik-baik. Diberikan pengetahuan yang baik. Diberi ruang yang […]

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ Allâhumma bârik lanâ fî Rajaba wa Sya‘bâna wa ballighnâ Ramadhânâ “Ya Allah, berkatilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban. Sampaikan kami dengan bulan Ramadhan.” Doa yang senantisa berkumandang di Musholla dan Masjid manakala memasuki bulan Rajab dan Sya’ban. Doa yang diajarkan Rasulullah Saw untuk meminta […]

Qulnahbiṭụ min-hā jamī’ā, fa immā ya`tiyannakum minnī hudan fa man tabi’a hudāya fa lā khaufun ‘alaihim wa lā hum yaḥzanụn Kami berfirman : “Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati”. Al-Baqarah : 38 […]

‘Khusyu’ itu fokus, madhep mantep, tanpa reserve, komitmen total. Khusyu’ itu keindahan. Keindahan bukan hanya menemani kebenaran dan kebaikan, tetapi bahkan memuncaki keduanya.” www.caknun.com/2013/gagah-perkasa-pakde-busan-mengendarai-kuda-cahaya. Diakses pada 14 Februari 2019. Di bulan Juli, edisi-49. Setelah Tawashshulan yang diniatkan untuk kepulihan Mbah Nun, kami yang hadir saling membagi bagaimana hingga terkait dengan maiyahan. Dari kapan mulai terkait, hingga […]

Logika, metode, dan tahapan untuk memecahkan suatu persoalan adalah pengertian algoritma. Lantas apa ada persoalan pada puasa hingga perlu ditempuh metode menemukan algoritmanya? Bagaimana jika pertanyaan itu hadir ke kita yang sedang menjalankan ibadah puasa di Ramadhan 1444 H ini. Sangat mungkin terjadi jawaban beragam macam. Tergantung pada semesta situasional objek penjawab pertanyaan. Jika ada […]

Senin 20 Februari 2023, Ma’syar Maiyah Mahamanikam mengusung tema Budaya Tanam. Gayung bersambut Pakde Minto yang aktif di dunia pertanian organik sejak 2017 hadir membersamai. Keaktifannya di dunia pertanian organik telah melahirkan beberapa produk pupuk dan pestisida alami yang tidak ada niat untuk dikomersilkan. Pakde minto melawan arus industrialisasi dengan perahu gotong royong, saling memberi […]