“Eling” artinya ingat. Apa dan siapa yang diingat, kapan dan dimana kita ingat, kenapa dan bagaimana cara kita mengingat, pasti sangat luas konteksnya.
Kita fokuskan untuk ingat, betapa Allah telah begitu bermurah hati kepada Paseban Majapahit.
“Waspada” artinya hati-hati. Letak dan penerapannya tak kalah luas dengan kata eling itu sendiri.
Kita terus berusaha untuk selalu hati-hati dalam memutuskan apa saja yang akan dilakukan dalam mensyukuri segala anugerah-Nya kepada Paseban Majapahit.
Ketika duet keduanya mampu menjadi lagu merdu pengiring kebersamaan kita di Paseban Majapahit, semoga itu mampu menjadi sebab tercurahnya pertolongan Allah atas apapun saja tantangan dan kesulitan yang setia menanti di sepanjang perjalanan kita dalam merawat amanat cinta dan ukhuwah di tahun 2026 ini.
Mari kita aransemen kembali detail nada, irama, dan harmoni lagu itu, agar tak sumbang dan tetap terdengar merdu.
(Redaksi Paseban Majapahit)








