Semangat dan kesadaran untuk “Merawat Amanat” berupa Simpul Maiyah Paseban Majapahit yang terus berjalan dan setia berproses dalam kurun waktu sembilan tahun perjalanannya, membukakan pintu kesadaran serta sikap “Eling lan Waspada” dalam setiap langkah kesinambungan rutinitasnya.
Dan sikap eling lan waspada-nya Paseban di fase berikutnya akan coba difokuskan untuk mengingat kembali berbagai macam pitutur luhur dari almarhum Mbah Fuad, dan nasihat bijak dari Mbah Nun, yang tersusun rapi di dalam buku “Mushaf Al-Qur’an Tadabbur Maiyah Padhangmbulan”. Salah satu “pusaka literatur” yang detail, komprehensif, dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari nilai-nilai Maiyah yang kita uri-uri bersama.
Bismillah, mengawali niat baik itu, rutinan Pasebanan edisi 106 kali ini memilih tema: “Diri Tujuan”.
Meneguhkan semangat merawat cinta dan ukhuwah dengan makna yang terkandung dalam: Bagian 2, halaman 133-136, buku Tadabbur Maiyah Padhangmbulan, bertajuk Diri Pengetahuan dan Diri Tujuan, tadabbur QS Al-Baqarah, ayat 286.
Semoga segala kekurangan dan keterbatasan yang ada di Paseban tidak mengurangi kesungguhan prosesnya, sehingga Allah selalu berkenan memudahkan segala sesuatunya. Amiin, insya Allah. (Redaksi Paseban Majapahit)








