
Cerita Simpul
Layang Kangen
Sudah lama kami tak mendengar langkahmu, Simbah.. Tak melihat engkau duduk bersila di tengah lingkaran malam. Membuka percakapan seperti membuka jendela, agar udara segar masuk ke dada yang pengap. Hari-hari terasa lebih berat tanpa kehadiranmu. Seperti jalan panjang yang kehilangan penunjuk arah. Seperti perahu yang masih berlayar, namun samar melihat mercusuar. Kami masih berjalan, Simbah.. […]
3 Juni 2026




