NGELINGI

(Mukaddimah Majelis Ilmu Maiyah Maneges Qudroh Magelang, Sabtu 10 Juni 2023)

Ora Ngelingi Po?’ Pertanyaan yang sering kita jumpai pada kehidupan kita sehari-hari, utamanya dalam budaya Jawa. Tidak ingatkah kita kepada sesuatu? Pertanyaan yang jika dipikir sejenak, seolah mengajak kita untuk merefleksikan betapa pentingnya mengingat dan menghargai waktu yang telah berlalu, atau atas peran orang-orang yang telah berpengaruh dalam hidup kita.

Secara harfiah, “ngelingi” berasal dari kata dasar “eling” yang berarti “ingat” atau “mengingat”. Mengingat sendiri jika dieksplorasi akan banyak merujuk pada tindakan menghormati atau menghargai seseorang atau sesuatu. Dengan mengingat, nantinya diharapkan diri kita akan belajar menunjukkan sikap peduli dan perhatian yang lebih tepat terhadap orang lain dengan memberikan sesuatu yang bermanfaat.

Ngelingi’ sendiri sebetulnya tidak hanya berbatas dengan apa yang telah terjadi di masa lalu, tetapi juga berkaitan dengan memahami perasaan dan pemikiran orang lain, bahkan terhadap kedalaman refleksi dalam memahami esensi diri kita. ’Ngelingi’ mengajarkan kita untuk menyelami kata dan hati orang lain, serta koneksi dengan alam batin dan intuisi diri kita yang lebih dalam. Selain itu, ’Ngelingi’ juga memberi kesempatan kepada kita untuk mempelajari pelajaran, tujuan, dan hikmah yang ada di balik setiap cerita.

Kita hidup dalam era yang begitu cepat, banjir informasi yang sulit untuk dibendung, dan penuh dengan tuntutan yang terkadang membuat kita lupa untuk meluangkan waktu untuk mengenang sejarah, menjaga hubungan dengan orang-orang yang lebih dulu hidup, atau bahkan mengapresiasi diri sejauh mana diri kita telah berkembang.

Sepisan-pisan ora ono salahe ’ngelingi’, awakmu ki sopo? ’Ngelingi’, yen tujuan sejatimu ki opo? ’Ngelingi’, ngopo? Toh, kita juga dihimbau untuk saling ’ngelingi’ dalam kebenaran dan kesabaran. Mbok, ya ’ngelingi’ to?

Dalam rutinan Maneges Qudroh edisi ke-139 yang akan diselenggarakan hari Sabtu, 10 Juni 2023 pukul 20.00 WIB di Daarus Sundus Orphanage, Bogowanti Lor Borobudur, mari kita (siapa saja, umum) duduk dan sinau bareng tentang ‘Ngelingi‘ dan segala aspek yang terkait dengannya. Monggo… .

(Redaksi Maneges Qudroh)

Lihat juga

Back to top button